Budiman Sudjatmiko Tepis Usir Mahasiswa dari Forum Diskusi di Semarang

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:34 WIB
loading...
Budiman Sudjatmiko Tepis...
Forum diskusi bertajuk Indonesia Emas atau Cemas? Telaah Kritis Indonesia Hari Ini di Semarang, Jumat (12/6/2026). FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko menepis narasi dirinya mengusir mahasiswa setelah berdebat panas dalam forum diskusi bertajuk "Indonesia Emas atau Cemas? Telaah Kritis Indonesia Hari Ini" di Semarang, Jumat (12/6/2026). Budiman menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mengusir mahasiswa tersebut, hanya meminta agar aturan forum tetap dihormati.

Forum diskusi menghadirkan Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, bersama perwakilan BEM Universitas Diponegoro (Undip) dan Ketua BEM Universitas Brawijaya (Unbraw).

Pada forum tersebut, Budiman memaparkan arah kebijakan pemerintah sekaligus menjelaskan paradigma pembangunan Presiden Prabowo Subianto yang belakangan menjadi sorotan dan bahan kritik dalam berbagai aksi mahasiswa.

Kegiatan berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama di Universitas Diponegoro berjalan relatif lancar. Namun suasana berubah dalam sesi kedua. Ketegangan muncul ketika seorang mahasiswa mempertanyakan konsistensi Budiman sebagai mantan aktivis yang kini menjadi pejabat negara.

"Saya rasa Bapak sangat munafik ketika berbicara bahwa pemerintah tidak sedang meninabobokan rakyat. Justru saya kira itulah cara negara membangun ideologi yang membuat orang-orang seperti Bapak duduk di depan hari ini," ujar mahasiswa tersebut dalam forum.

Mahasiswa itu juga mempertanyakan apakah posisi Budiman di pemerintahan memengaruhi objektivitasnya dalam menilai program-program negara.

Namun menurut penjelasan Budiman, saat dirinya hendak memberikan tanggapan, mahasiswa tersebut menolak untuk mendengarkan jawaban dan memilih meninggalkan forum, bahkan mengajak diskusi secara pribadi di luar ruangan.

Budiman menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mengusir mahasiswa tersebut, melainkan meminta agar aturan forum tetap dihormati.

"Menurut saya diskusi yang ingin diajukan bukan lagi mengenai substantif topik. Saya meminta dia untuk tinggal di forum itu. Tetapi, karena hak saya merespon pertanyaannya di depan forum tidak ditanggapi, maka saya menegur keras dan dia malah meminta saya keluar dari forum itu untuk berdiskusi berdua saja dengannya di luar," kata Budiman.

Ia mengaku keberatan karena forum saat itu juga dihadiri peserta lain dari berbagai organisasi mahasiswa, termasuk HMI Semarang dan PMKRI Semarang, yang tetap ingin melanjutkan pembahasan.

Insiden tersebut kemudian ramai diperbincangkan dan memunculkan narasi bahwa Budiman mengusir mahasiswa dari ruang diskusi. Budiman membantah tuduhan tersebut dan menyayangkan perhatian publik justru tersedot pada konflik, bukan substansi dialog.

Menurut Budiman, ruang akademik seharusnya menjadi tempat pertarungan gagasan, bukan sekadar pelampiasan emosi. "Negara tidak bisa dibangun hanya dengan kemarahan. Negara dibangun dengan gagasan, dengan argumentasi, dan dengan kemampuan menghadirkan jalan keluar," ujarnya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Tiyo Ardianto Tolak...
Tiyo Ardianto Tolak Tawaran Bertemu Petinggi Lembaga Berbintang yang akan Berikan Apa pun yang Dia Mau
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
PDIP Ingatkan Syarat...
PDIP Ingatkan Syarat BPJS Kesehatan bagi Mahasiswa Tidak Memberatkan
Hasan Nasbi Dorong Mahasiswa...
Hasan Nasbi Dorong Mahasiswa Fisip Unpas Lebih Kritis Hadapi Disrupsi Digital
Buku Sejarah Gerakan...
Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Diluncurkan, Rekam Perjuangan Sebelum Reformasi 1998
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Rekomendasi
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Tekuk Haiti, Timnas...
Tekuk Haiti, Timnas Skotlandia Puncaki Grup C Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved