Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
Selasa, 09 Juni 2026 - 21:44 WIB
loading...
A
A
A
"Dalam pertemuan tersebut, ABN diduga menerima uang tunai sejumlah Rp500 juta dari CRH," kata Taufik dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Taufik menjelaskan uang itu diduga berkaitan dengan sejumlah pengadaan yang berlangsung sebelumnya. Adapun, pemberian uang juga dimaksudkan untuk menjaga hubungan baik dengan pemerintah daerah agar pihak swasta kembali mendapatkan proyek-proyek di masa mendatang.
"Penerimaan dari pihak swasta tersebut, diduga terkait pengadaan-pengadaan sebelumnya. Selain itu, di balik pemberian tersebut ada maksud dan tujuan, agar pihak swasta dapat menjaga ‘hubungan baik ke depan’ dengan pemerintah daerah, sehingga mereka dapat dimenangkan kembali dalam proyek-proyek daerah berikutnya," ujarnya.
Lihat video: KPK Bergerak! Usai OTT Bupati Muara Enim, Sejumlah Ruangan Penting Disegel
KPK menduga ABN atas perintah Edison juga menerima setoran dari sejumlah rekanan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Setoran itu diduga tidak hanya berasal dari proyek di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Untuk menyamarkan aliran dana, para pihak diduga menggunakan modus rekening nominee maupun setoran tunai. Dalam skema tersebut, ABN disebut berperan sebagai pengendali rekening dan mendistribusikan uang, Edison disebut menerima 5% atas setoran ini.
Taufik menjelaskan uang itu diduga berkaitan dengan sejumlah pengadaan yang berlangsung sebelumnya. Adapun, pemberian uang juga dimaksudkan untuk menjaga hubungan baik dengan pemerintah daerah agar pihak swasta kembali mendapatkan proyek-proyek di masa mendatang.
"Penerimaan dari pihak swasta tersebut, diduga terkait pengadaan-pengadaan sebelumnya. Selain itu, di balik pemberian tersebut ada maksud dan tujuan, agar pihak swasta dapat menjaga ‘hubungan baik ke depan’ dengan pemerintah daerah, sehingga mereka dapat dimenangkan kembali dalam proyek-proyek daerah berikutnya," ujarnya.
Lihat video: KPK Bergerak! Usai OTT Bupati Muara Enim, Sejumlah Ruangan Penting Disegel
KPK menduga ABN atas perintah Edison juga menerima setoran dari sejumlah rekanan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Setoran itu diduga tidak hanya berasal dari proyek di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Untuk menyamarkan aliran dana, para pihak diduga menggunakan modus rekening nominee maupun setoran tunai. Dalam skema tersebut, ABN disebut berperan sebagai pengendali rekening dan mendistribusikan uang, Edison disebut menerima 5% atas setoran ini.
Lihat Juga :