Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
Jum'at, 05 Juni 2026 - 17:35 WIB
loading...
Penunjukan Naniek S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru dinilai merupakan langkah tepat untuk membenahi pelaksanaan program MBG. Foto/Dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Penunjukan Naniek S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Dadan Hindayana dinilai merupakan langkah tepat untuk membenahi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sehingga diharapkan tidak ada lagi kasus dugaan korupsi, mark up hingga keracunan makanan.
"Dengan pergantian ini, kami berharap tidak ada lagi kasus keracunan, isu jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pengadaan barang yang melanggar aturan dan mark up, maupun persoalan lain yang dapat menghambat keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG)," kata Aktifis 98 Resolution Network, Agustin Lumban Gaol di Jakarta, Jumat (5/6/2026).
Baca juga: Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang: Mohon Dikoreksi Kalau Kami Salah
Menurutnya, pergantian pejabat tinggi di BGN menjadi momentum melakukan pembenahan sehingga tata kelola program menjadi lebih baik, transparan, dan akuntabel. Kepala BGN baru diharapkan dapat menjalankan instruksi Presiden Prabowo Subianto dan memastikan tidak ada lagi masyarakat Indonesia yang mengalami kekurangan gizi ataupun stunting.
"Sejak dini mereka (para siswa) diperhatikan pemerintah melalui program pemenuhan gizi, mereka diharapkan tumbuh menjadi generasi mencintai bangsa, menjaga persatuan, dan memiliki tanggung jawab terhadap masa depan Indonesia," tutur Agustin.
Dia menambahkan, penunjukan Naniek S Deyang sebagai Kepala BGN baru merupakan langkah tepat karena sesuai hasil evaluasi terhadap pelaksanaan MBG.
Baca juga: Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Dari hasil pengamatan 98 Resolution Network, rekam jejak Naniek sebagai Wakil Kepala BGN menunjukkan kapasitasnya sebagai pemimpin tegas dan memiliki kepekaan tinggi dalam merespons berbagai persoalan serta laporan terkait tata kelola program MBG.
"Kepala BGN tentu telah berdasarkan hasil evaluasi kinerja, bukan semata karena faktor kedekatan sehingga penunjukan Naniek S Deyang sebagai Kepala BGN oleh Presiden Prabowo Subianto sudah sesuai hasil evaluasi," tegasnya.
"Dengan pergantian ini, kami berharap tidak ada lagi kasus keracunan, isu jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pengadaan barang yang melanggar aturan dan mark up, maupun persoalan lain yang dapat menghambat keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG)," kata Aktifis 98 Resolution Network, Agustin Lumban Gaol di Jakarta, Jumat (5/6/2026).
Baca juga: Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang: Mohon Dikoreksi Kalau Kami Salah
Menurutnya, pergantian pejabat tinggi di BGN menjadi momentum melakukan pembenahan sehingga tata kelola program menjadi lebih baik, transparan, dan akuntabel. Kepala BGN baru diharapkan dapat menjalankan instruksi Presiden Prabowo Subianto dan memastikan tidak ada lagi masyarakat Indonesia yang mengalami kekurangan gizi ataupun stunting.
"Sejak dini mereka (para siswa) diperhatikan pemerintah melalui program pemenuhan gizi, mereka diharapkan tumbuh menjadi generasi mencintai bangsa, menjaga persatuan, dan memiliki tanggung jawab terhadap masa depan Indonesia," tutur Agustin.
Dia menambahkan, penunjukan Naniek S Deyang sebagai Kepala BGN baru merupakan langkah tepat karena sesuai hasil evaluasi terhadap pelaksanaan MBG.
Baca juga: Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Dari hasil pengamatan 98 Resolution Network, rekam jejak Naniek sebagai Wakil Kepala BGN menunjukkan kapasitasnya sebagai pemimpin tegas dan memiliki kepekaan tinggi dalam merespons berbagai persoalan serta laporan terkait tata kelola program MBG.
"Kepala BGN tentu telah berdasarkan hasil evaluasi kinerja, bukan semata karena faktor kedekatan sehingga penunjukan Naniek S Deyang sebagai Kepala BGN oleh Presiden Prabowo Subianto sudah sesuai hasil evaluasi," tegasnya.
(shf)
Lihat Juga :