Bantu Ekonomi Korban Tsunami Sulteng, Kemensos Serahkan Santunan Rp24,3 M
Senin, 21 September 2020 - 08:35 WIB
loading...
Foto/dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan santunan kepada ahli waris korban tsunami Sulawesi Tengah (Sulteng) sebesar Rp24,3 miliar. Santunan ini diharapkan bisa menggerakkan perekonomian keluarga korban tsunami Sulteng saat pandemi Covid-19 ini.
Menteri Sosial Juliari P Batubara mengatakan, dampak menurunnya ekonomi akibat pandemi Covid-19 sangat dirasakan masyarakat seluruh Indonesia. Untuk itu, dia berharap bantuan bagi 1.620 keluarga korban tsunami Sulteng ini sebesar Rp15 juta bisa meringankan beban ekonomi mereka. (Baca: DPR Akan Bahas Perppu Pilkada Jilid II)
“Kami berharap bantuan ini bisa digunakan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dan pastinya bisa menambah daya beli keluarga korban tsunami Sulteng,” ujar Julian dalam siaran persnya kemarin.
Koni Ahmad (64) salah seorang penerima santunan, mengaku bersyukur mendapatkan bantuan ini. Menurutnya, bantuan tersebut dapat menopang kehidupannya yang sudah dua tahun belakangan ini minim penghasilan.
"Dapat bantuan ini alhamdulillah, adanya ini mungkin berguna bagi saya karena saya tidak punya apa-apa sudah, abis sudah, sudah dua tahun ini nggak ada kerja, warung saya abis semua tidak ada sisa, istri saya meninggal", ucap Koni. (Baca juga: Siap-siap Resesi, Penduduk Miskin Bisa Bertambah 1,2 Juta)
Menteri Sosial Juliari P Batubara mengatakan, dampak menurunnya ekonomi akibat pandemi Covid-19 sangat dirasakan masyarakat seluruh Indonesia. Untuk itu, dia berharap bantuan bagi 1.620 keluarga korban tsunami Sulteng ini sebesar Rp15 juta bisa meringankan beban ekonomi mereka. (Baca: DPR Akan Bahas Perppu Pilkada Jilid II)
“Kami berharap bantuan ini bisa digunakan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dan pastinya bisa menambah daya beli keluarga korban tsunami Sulteng,” ujar Julian dalam siaran persnya kemarin.
Koni Ahmad (64) salah seorang penerima santunan, mengaku bersyukur mendapatkan bantuan ini. Menurutnya, bantuan tersebut dapat menopang kehidupannya yang sudah dua tahun belakangan ini minim penghasilan.
"Dapat bantuan ini alhamdulillah, adanya ini mungkin berguna bagi saya karena saya tidak punya apa-apa sudah, abis sudah, sudah dua tahun ini nggak ada kerja, warung saya abis semua tidak ada sisa, istri saya meninggal", ucap Koni. (Baca juga: Siap-siap Resesi, Penduduk Miskin Bisa Bertambah 1,2 Juta)
Lihat Juga :