Harkitnas 2026 Jadi Alarm Ancaman Generasi Muda, dari AI hingga Judi Online
Kamis, 21 Mei 2026 - 13:57 WIB
loading...
A
A
A
Di tengah derasnya arus globalisasi digital, penguatan nilai kebangsaan dan nasionalisme juga dianggap penting untuk menjaga persatuan bangsa. Kedaulatan negara saat ini dinilai tidak hanya menyangkut wilayah, tetapi juga budaya, informasi, dan ideologi.
Selain itu, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat didorong menghadirkan lebih banyak ruang kreatif bagi anak muda, mulai dari inkubator bisnis, pusat inovasi digital, pelatihan vokasi, hingga akses pembiayaan usaha agar potensi generasi muda berkembang maksimal. “Anak muda Indonesia harus diberi ruang untuk gagal, belajar, mencoba, dan tumbuh menjadi inovator,” ujarnya.
Ancaman destruktif seperti narkoba, judi online, kekerasan seksual, perdagangan orang, dan kejahatan digital juga disebut harus menjadi prioritas nasional karena dinilai mengancam masa depan generasi bangsa. Di sisi lain, pemerataan pembangunan bagi generasi muda di wilayah kepulauan, pesisir, dan daerah tertinggal disebut menjadi kunci agar bonus demografi benar-benar menjadi kekuatan nasional.
Pemerataan akses pendidikan, internet, layanan kesehatan, dan peluang ekonomi dinilai harus menjadi prioritas pemerintah. “Kebangkitan nasional hari ini dimulai dari bagaimana kita menjaga dan menyiapkan generasi muda Indonesia. Karena merekalah yang akan menentukan apakah Indonesia hanya menjadi penonton perubahan dunia atau menjadi bangsa besar yang memimpin perubahan,” pungkasnya.
Selain itu, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat didorong menghadirkan lebih banyak ruang kreatif bagi anak muda, mulai dari inkubator bisnis, pusat inovasi digital, pelatihan vokasi, hingga akses pembiayaan usaha agar potensi generasi muda berkembang maksimal. “Anak muda Indonesia harus diberi ruang untuk gagal, belajar, mencoba, dan tumbuh menjadi inovator,” ujarnya.
Ancaman destruktif seperti narkoba, judi online, kekerasan seksual, perdagangan orang, dan kejahatan digital juga disebut harus menjadi prioritas nasional karena dinilai mengancam masa depan generasi bangsa. Di sisi lain, pemerataan pembangunan bagi generasi muda di wilayah kepulauan, pesisir, dan daerah tertinggal disebut menjadi kunci agar bonus demografi benar-benar menjadi kekuatan nasional.
Pemerataan akses pendidikan, internet, layanan kesehatan, dan peluang ekonomi dinilai harus menjadi prioritas pemerintah. “Kebangkitan nasional hari ini dimulai dari bagaimana kita menjaga dan menyiapkan generasi muda Indonesia. Karena merekalah yang akan menentukan apakah Indonesia hanya menjadi penonton perubahan dunia atau menjadi bangsa besar yang memimpin perubahan,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :