Penundaan Pilkada Serentak Dinilai Masuk Akal

Minggu, 20 September 2020 - 10:37 WIB
loading...
Penundaan Pilkada Serentak...
Simulasi pilkada di tengah pandemi Covid-19 Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pengamat Politik dan Direktur IndoStrategi Research and Consulting Arif Nurul Imam menilai desakan penundaan Pilkada Serentak 2020 masuk akal. Pasalnya, kasus positif Covid-19 terus meningkat.

"Pagebluk Covid-19 hinggga kini belum terkendali, bahkan angkanya terus naik drastis. Desakan Pilkada Serentak 2020 ditunda saya kira lebih masuk akal," ujar Arif Nurul Imam kepada SINDOnews, Minggu (20/9/2020).

Arif mengatakan, disebut masuk akal karena jika pilkada digelar sangat potensial menjadi klaster baru penyebaran wabah ini. "Keselamatan masyarakat saya kira perlu menjadi prioritas," ungkapnya.

Apalagi, lanjut dia, selain ada 60 calon kepala daerah, kini dua komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman dan Pramono Ubaid Tanthowi juga terinfeksi Covid-19 ini. "Desakan pilkada ditunda lebih tepat," pungkasnya.

(Baca juga: Positif Covid-19, Ketua KPU Arief Budiman Masuk Kategori OTG ).

Selain Arief Budiman dan Pramono Ubaid, komisioner KPU Evi Novida Ginting sempat positif Covid-19. Kini, Evi Novida Ginting sudah sembuh dari virus yang berasal dari Wuhan, China itu.

(Baca juga: Positif Covid-19, Pramono Ubaid Ungkap Kegiatan Bersama Ketua KPU ).

Diketahui, salah satu pihak yang mendesak penundaan Pilkada Serentak 2020 adalah Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) . Komnas HAM menilai penundaan Pilkada Serentak 2020 dimungkinkan secara peraturan.

(Lihat Juga Foto: MNC Bank Dukung Penggalangan Donor Darah di Bogor ).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
Berita Terkini
Kasus Izin Tinggal WNA,...
Kasus Izin Tinggal WNA, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
Ungkap Penyebab Gaji...
Ungkap Penyebab Gaji Guru Tidak Naik, Prabowo: Uangnya Nggak Ada
Pelaporan Tiyo Ardianto...
Pelaporan Tiyo Ardianto ke Polisi Upaya Mengalihkan Perhatian Publik
Ichsanuddin Noorsy:...
Ichsanuddin Noorsy: UGM Berada di Titik Nadir dalam Kasus Ijazah Jokowi
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Infografis
Dzikry Lazuardi, Analis...
Dzikry Lazuardi, Analis Persija yang Dipercaya John Herdman Masuk Tim Pelatih Timnas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved