Kerja Sama Pertahanan RI-Jepang, Sjafrie: Kita Perlu Tukar Menukar Informasi Perkembangan Strategis
Senin, 04 Mei 2026 - 12:48 WIB
loading...
A
A
A
"Kami berdua sudah sepakat untuk mendorong kerja sama secara substantif di bidang industri pertahanan dan juga di bidang pembangunan pengawakan dari personel-personel antara kedua negara Indonesia dan Jepang dengan memperhatikan kepentingan nasional masing-masing," ucap Sjafrie.
Bahkan, Sjafrie menilai, Indonesia-Jepang perlu tukar-menukar informasi terkait perkembangan strategis dinamika global, dengan menghormati konstitusi yang berlaku di negara masing-masing.
"Kami juga sudah melakukan pertukaran pikiran sejak berada di Bali sampai dengan pagi ini bahwa kita memang perlu untuk tukar menukar informasi tentang perkembangan strategis dan kita harus menunjukkan bahwa kita menghormati kepentingan nasional masing-masing dan menghormati konstitusi yang berlaku di negara kami antara Indonesia dan Jepang," ucap Sjafrie.
Sementara itu, Menhan Jepang H.E. Koizumi Shinjiro mengucapkan terima kasih kepada Sjafrie dan seluruh jajaran Kemhan. Ia mengaku pertama kali bertemu Sjafrie pada akhir tahun lalubdi Malaysia. Pertemuan itu, berlanjut di Tokyo dan komunikasi terus dijalin melalui sambungan telepon.
"Tidak banyak mitra kerja yang menjalin komunikasi seerat dan seterbuka ini dalam kurun waktu yang singkat," kata Koizumi.
Bahkan, Sjafrie menilai, Indonesia-Jepang perlu tukar-menukar informasi terkait perkembangan strategis dinamika global, dengan menghormati konstitusi yang berlaku di negara masing-masing.
"Kami juga sudah melakukan pertukaran pikiran sejak berada di Bali sampai dengan pagi ini bahwa kita memang perlu untuk tukar menukar informasi tentang perkembangan strategis dan kita harus menunjukkan bahwa kita menghormati kepentingan nasional masing-masing dan menghormati konstitusi yang berlaku di negara kami antara Indonesia dan Jepang," ucap Sjafrie.
Sementara itu, Menhan Jepang H.E. Koizumi Shinjiro mengucapkan terima kasih kepada Sjafrie dan seluruh jajaran Kemhan. Ia mengaku pertama kali bertemu Sjafrie pada akhir tahun lalubdi Malaysia. Pertemuan itu, berlanjut di Tokyo dan komunikasi terus dijalin melalui sambungan telepon.
"Tidak banyak mitra kerja yang menjalin komunikasi seerat dan seterbuka ini dalam kurun waktu yang singkat," kata Koizumi.
(shf)
Lihat Juga :