Aktivis dan Pejabat Peringati May Day, Bukti Keberpihakan Negara pada Buruh
Sabtu, 02 Mei 2026 - 17:05 WIB
loading...
A
A
A
Sejumlah tokoh penting yang hadir dalam kegiatan itu di antaranya Kepala Badan Komunikasi Pemerintah M. Qodari, yang sebelumnya menjabat Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Ketua Tim Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie.
Selain itu, Wakil Kepala BP Taskin Iwan Samule, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga, Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto, mantan Menteri Sosial Idrus Marham, mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu, serta sejumlah aktivis, akademisi, tokoh masyarakat, dan perwakilan organisasi buruh dari berbagai daerah.
Baca juga: Sederet Kebijakan Perlindungan Pekerja yang Diumumkan Prabowo saat May Day 2026, Apa Saja?
Bupati Lahat Bursah Zarnubi mengatakan, peringatan Hari Buruh Internasional bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat keberpihakan negara terhadap kesejahteraan pekerja dan buruh Indonesia.
Menurut Bursah Zanubi, buruh merupakan salah satu pilar utama pembangunan nasional, terutama di tengah cita-cita Indonesia untuk menjadi negara industri yang kuat di masa depan.
Selain itu, Wakil Kepala BP Taskin Iwan Samule, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga, Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto, mantan Menteri Sosial Idrus Marham, mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu, serta sejumlah aktivis, akademisi, tokoh masyarakat, dan perwakilan organisasi buruh dari berbagai daerah.
Baca juga: Sederet Kebijakan Perlindungan Pekerja yang Diumumkan Prabowo saat May Day 2026, Apa Saja?
Bupati Lahat Bursah Zarnubi mengatakan, peringatan Hari Buruh Internasional bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat keberpihakan negara terhadap kesejahteraan pekerja dan buruh Indonesia.
Menurut Bursah Zanubi, buruh merupakan salah satu pilar utama pembangunan nasional, terutama di tengah cita-cita Indonesia untuk menjadi negara industri yang kuat di masa depan.
Lihat Juga :