Gus Ipul: Perhatian Presiden untuk Buruh dan Rakyat Berpenghasilan Rendah Sangat Besar

Sabtu, 02 Mei 2026 - 12:59 WIB
loading...
Gus Ipul: Perhatian...
Presiden Prabowo Subianto menghadiri secara langsung peringatan Hari Buruh Internasional bersama ribuan pekerja di kawasan Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Jumat, 1 Mei 2026. Foto: BPMI Setpres
A A A
JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyatakan bahwa perhatian Presiden Prabowo Subianto kepada kaum buruh dan rakyat berpenghasilan rendah sangat besar dan nyata. Pernyataan itu disampaikan Gus Ipul usai pidato Presiden Prabowo Subianto di hadapan ribuan buruh dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day.

Dalam pidatonya, Presiden menegaskan bahwa pemerintah memberikan perlindungan sosial dalam jumlah besar bagi masyarakat berpenghasilan rendah. “Kita juga memberikan perlindungan sosial yang sangat besar. Tahun ini kita memberikan perlindungan untuk rakyat berpenghasilan rendah sebesar Rp500 triliun,” kata Presiden Prabowo di hadapan ribuan buruh.

Menurut Gus Ipul, pernyataan Presiden tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya hadir secara simbolik dalam peringatan May Day, tetapi juga memberikan perhatian konkret melalui berbagai program perlindungan sosial.

Baca juga: Momen Prabowo Catat Masukan Buruh di May Day 2026, dari RUU Ketenagakerjaan hingga Tarif Ojol



Gus Ipul menjelaskan, secara keseluruhan perlindungan dan jaminan sosial yang diberikan negara nilainya mencapai lebih dari Rp500 triliun. Dari jumlah tersebut, anggaran yang melalui Kementerian Sosial saja mencapai lebih dari Rp122 triliun untuk tahun 2026.

Anggaran tersebut, kata Gus Ipul, digunakan untuk berbagai program bantuan sosial, antara lain bantuan sembako, Program Keluarga Harapan atau PKH, Asistensi Rehabilitasi Sosial atau ATENSI, serta berbagai bantuan sosial lainnya, termasuk dukungan bagi Penerima Bantuan Iuran atau PBI.

“Yang melalui Kementerian Sosial saja lebih dari Rp122 triliun. Itu untuk bansos, sembako, PKH, ATENSI, dan bantuan sosial lainnya, termasuk PBI,” kata Gus Ipul saat berada di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 7, Sukabumi, Jawa Barat, dikutip Sabtu (2/5/2026).

Secara khusus, Gus Ipul menyebut keluarga buruh dan karyawan juga menjadi bagian dari penerima manfaat perlindungan sosial pemerintah. Berdasarkan data Kementerian Sosial, terdapat 4.146.339 keluarga penerima manfaat atau KPM dari keluarga buruh/karyawan yang menerima bantuan sosial.

Selain itu, sebanyak 8.141.054 buruh/karyawan juga tercatat menerima PBI, sehingga iuran jaminan kesehatannya dibayarkan oleh pemerintah. “Artinya, perlindungan sosial ini juga menyentuh langsung keluarga buruh dan karyawan. Ada lebih dari 4,1 juta KPM dari keluarga buruh/karyawan yang menerima bansos, dan lebih dari 8,1 juta buruh/karyawan menerima PBI,” ujar Gus Ipul.

Ia menambahkan, pada tahun sebelumnya, besaran anggaran perlindungan sosial juga relatif sama. Namun, dalam pelaksanaannya, realisasi bisa meningkat karena adanya kebijakan penebalan dan perluasan bantuan sosial atas perintah Presiden Prabowo.

“Tahun lalu realisasinya lebih besar karena ada penebalan dan perluasan penerima bansos atas perintah Presiden Prabowo. Anggarannya lebih dari Rp30 triliun,” ujarnya.

Gus Ipul menegaskan, kebijakan tersebut menjadi bukti bahwa Presiden Prabowo memiliki komitmen kuat untuk melindungi kelompok pekerja, buruh, keluarga miskin, rentan, serta masyarakat berpenghasilan rendah.

Menurutnya, perlindungan sosial tidak hanya dimaknai sebagai bantuan, tetapi juga sebagai bentuk kehadiran negara untuk menjaga daya beli, mengurangi beban hidup masyarakat, dan memastikan kelompok rentan tidak tertinggal.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Pakar Optimistis Kepolisian Jadi Institusi yang Modern dan Presisi
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan...
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan, Dokter Tifa: Kebenaran Tak Padam di Negara Kita
Prabowo Bertemu Profesor...
Prabowo Bertemu Profesor Imperial College London di Istana, Bahas Apa?
5.000 Jembatan Gantung...
5.000 Jembatan Gantung Dibangun, Prabowo Ingin Percepat Konektivitas Pelosok
Prabowo Minta Aset Negara...
Prabowo Minta Aset Negara Dikelola Maksimal untuk Masyarakat
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Rekomendasi
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Berita Terkini
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Mahasiswa UBK Desak...
Mahasiswa UBK Desak Pengurus BEM yang Bertemu Gibran Mundur dari Jabatan karena Diduga Terima Uang
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikabulkan Penangguhan Penahannya, Kubu Jokowi Buka Suara
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved