Sudirman Said Ungkap Tiga Faktor yang Mengancam Keamanan Energi
Kamis, 30 April 2026 - 21:40 WIB
loading...
A
A
A
"Tiga biang kerok itulah yang membuat kita selalu gagal dalam mengelola urusan-urusan fundamental dan berdimensi jangka panjang. Mulai dari eksplorasi minyak dan gas bumi beserta riset dan pengembangannya, transisi energi, tata-kelola pasokan minyak, dan lain-lain," tukas Sudirman.
Dalam kebijakan transisi energi, Sudirman menyebut ada inkonsistensi yang polanya sama dari dekade ke dekade. "Riuh-rendah transisi energi hanya ada dalam suasana harga minyak ekstrem tinggi. Begitu keadaan normal, kita terninabobokan dan kembali pada mode business as usual," jelasnya.
Sudirman yang kini Rektor Universitas Harkat Negeri itu juga mengingatkan, krisis saat ini seharusnya menjadi momentum titik-balik. “Selama produksi tidak meningkat signifikan, Indonesia akan terus bergantung pada impor, alias selalu rentan terhadap gejolak harga minyak global,” ujarnya.
"Pertanyaan krusial saat ini bukanlah ‘bagaimana kita bertahan melewati krisis’, melainkan ‘mengapa kita selalu saja tidak siap ketika krisis datang’. Kita seperti bukan bangsa pembelajar,” tandas Sudirman.
Dalam kebijakan transisi energi, Sudirman menyebut ada inkonsistensi yang polanya sama dari dekade ke dekade. "Riuh-rendah transisi energi hanya ada dalam suasana harga minyak ekstrem tinggi. Begitu keadaan normal, kita terninabobokan dan kembali pada mode business as usual," jelasnya.
Sudirman yang kini Rektor Universitas Harkat Negeri itu juga mengingatkan, krisis saat ini seharusnya menjadi momentum titik-balik. “Selama produksi tidak meningkat signifikan, Indonesia akan terus bergantung pada impor, alias selalu rentan terhadap gejolak harga minyak global,” ujarnya.
"Pertanyaan krusial saat ini bukanlah ‘bagaimana kita bertahan melewati krisis’, melainkan ‘mengapa kita selalu saja tidak siap ketika krisis datang’. Kita seperti bukan bangsa pembelajar,” tandas Sudirman.
(shf)
Lihat Juga :