Genap Berusia 1 Tahun, Puspadaya Diharapkan Jangkau Kelompok Rentan di Indonesia

Kamis, 30 April 2026 - 16:02 WIB
loading...
Genap Berusia 1 Tahun,...
Puluhan orang menyaksikan pemutaran dokumentasi Jejak Langkah Puspadaya dalam momen peringatan 1 tahunnya di Teater Perpustakaan Kemendikdasmen, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Puluhan orang menyaksikan pemutaran dokumentasi Jejak Langkah Puspadaya dalam momen peringatan 1 tahunnya di Teater Perpustakaan Kemendikdasmen, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis (30/4/2026). Puspadaya pun diharapkan bisa semakin melebarkan sayapnya dalam menjangkau kelompok rentan.

Pemutaran dokumentasi Jejak Langkah Puspadaya, 1 Tahun Perjalanan Pendampingan dan Pemberdayaan itu dihadiri mitra Puspadaya, komunitas, lembaga perempuan dan anak, hingga mahasiswa. Dokumentasi itu menggambarkan tentang peristiwa hingga apa yang dialami korban kekerasan seksual ataupun keluarganya, termasuk dampaknya.

Bahkan, peserta yang menyaksikan dokumentasi itu tak sedikit yang merasakan empatinya hingga menangis. Salah satu peserta adalah Mira Sahid yang mewakili Kumpulan Emak Blogger, yang mana dia mengaku sangat tersentuh dengan dokumentasi tersebut.

Baca juga: HUT ke-1, Puspadaya Ajak Masyarakat Saksikan Pemutaran Dokumentasi Jejak Langkah

”Pertama, saya ingin mengapresiasi pada Puspadaya karena sudah melakukan edukasi dan advokasi, khususnya terhadap korban dalam satu tahun ini. Waktu yang masih baru, tapi Puspadaya sudah membuktikan langkahnya sudah tepat sesaran," ujarnya di lokasi, Kamis (30/4/2026).

Mira Sahid berharap, Puspadaya ke depan bisa semakin melebarkan sayapnya untuk merangkul kelompok-kelompok rentan terkena dugaan kekerasan seksual. Puspadaya diharapkan terus melakukan sosialisasi pada masyarakat Indonesia sehingga saat mereka menjadi korban ataupun mendapatkan peristiwa dugaan kekerasan seksual bisa mengadukannya ke Puspadaya.

Lihat video: KPAI dan Puspadaya Perindo Sosialisasi Pada Guru Terkait Hak Anak


"Harapannya ke depan, Puspadaya bisa semakin melebarkan sayapnya, merangkul kelompok rentan, dan bisa mensosialisasikan terkait programnya ataupun advokasinya. Sehingga banyak, tanda kutip, kalau korban mengalami kekerasan seksual itu bisa tahu dan melapornya ke mana," tuturnya.

Dia menambahkan, peristiwa dugaan kekerasan seksual itu memang kerap membuat miris lantaran pelakunya tak sedikit berasal dari lingkungan terdekat korban. Namun, dia tetap mendorong agar para korban ataupun keluarganya tidak usah takut melaporkannya ke pihak berwenang ataupun ke organisasi yang bisa membantu mereka sebagaimana Puspadaya.

"Miris ya, karena memang itu terjadi biasanya di lingkungan terdekat, saya pribadi mendorong para orangtua khususnya atau keluarga terdekat untuk saling jaga di lingkungan terkecilnya. Karena sebelum mungkin Puspadaya bisa masuk ke kelompok terkecil, khususnya di keluarga dahulu, dan jangan takut untuk melapor, khususnya para korban," paparnya.

"Orangtua mungkin yang mengalami atau keluarga, ini siapapun, gak usah takut melapor dan segera cari Puspadaya untuk bisa meminta pertolongan," kata Mira.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Perindo Ajak Tokoh Muda...
Perindo Ajak Tokoh Muda Indonesia Timur Ambil Peran Menuju 2029
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Ringankan Beban Warga Kendari
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Sultra Diserbu Warga
Rekomendasi
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
Norwegia Lolos ke 16...
Norwegia Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Pantai Gading 2-1
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Berita Terkini
Presiden Prabowo Jadi...
Presiden Prabowo Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Bhayangkara di Cikeas
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved