Dari Aktivis ke Menteri, Jumhur Hidayat Disebut Punya Daya Juang Tinggi
Selasa, 28 April 2026 - 14:35 WIB
loading...
A
A
A
“Kita terlibat dalam demo besar menentang pengesahan UU Omnibus Law. Jumhur bersama Syahganda Nainggolan dan Anton Permana ditangkap polisi dan diadili dengan dijatuhi vonis hukuman setahun,” jelasnya.
Di era Prabowo, kata Andri, Jumhur kembali ke pemerintahan. “Ini membanggakan dan memang seharusnya terjadi. Negeri ini sangat membutuhkan Jumhur baik ide maupun gerakannya,” ujarnya.
Menurut dia, Jumhur punya daya krisis, daya juang yang mengagumkan, dan imajinasi tentang keadilan yang sangat tinggi. “Saya haqqul yaqin, sebagai kawan, melihat Jumhur punya potensi membantu Prabowo, apalagi di bidang lingkungan hidup yang sangat membutuhkan figur yang mempunyai idealisme yang tinggi,” ucapnya.
Dia menilai Jumhur cocok berada di sana, mengingat negeri ini sangat tinggi dalam kerusakan lingkungan. “Kerusakan lingkungan akibat keserakahan para pemilik modal membuat terjadi bencana, seperti banjir bandang dan longsor di Sumatera yang sangat menghancurkan itu. Begitu juga bencana di Pulau Jawa, Kalimantan dan pulau-pulau lain. Di Sulawesi dan Halmahera lingkungan rusak oleh pertambangan liar,” tambahnya.
Dia berpendapat, dibutuhkan figur yang kuat dan integritas untuk merehabilitasi lingkungan hidup Indonesia dan dikembalikan fungsinya. Dia menambahkan, alam ini harus dilestarikan karena dia merupakan warisan anak cucu yang akan menempati dunia ini setelah kita.
Karena itu, menurut dia, alam ini tidak boleh diekspoitasi secara berlebihan sehingga dia kehilangan daya tampung untuk kehidupan anak cucu mendatang. “Karena itu kita apresiasi Pak Prabowo yang sudah menunjuk Jumhur sebagai Menteri Lingkungan Hidup. Beliau memilih pembantu yang tepat di bidang itu. Kita ucapkan terima kasih. Dia harus memilih pembantu yang mempunyai rekam jejak kuat dalam berkiprah untuk perbaikan bangsa ini,” pungkasnya.
Di era Prabowo, kata Andri, Jumhur kembali ke pemerintahan. “Ini membanggakan dan memang seharusnya terjadi. Negeri ini sangat membutuhkan Jumhur baik ide maupun gerakannya,” ujarnya.
Menurut dia, Jumhur punya daya krisis, daya juang yang mengagumkan, dan imajinasi tentang keadilan yang sangat tinggi. “Saya haqqul yaqin, sebagai kawan, melihat Jumhur punya potensi membantu Prabowo, apalagi di bidang lingkungan hidup yang sangat membutuhkan figur yang mempunyai idealisme yang tinggi,” ucapnya.
Dia menilai Jumhur cocok berada di sana, mengingat negeri ini sangat tinggi dalam kerusakan lingkungan. “Kerusakan lingkungan akibat keserakahan para pemilik modal membuat terjadi bencana, seperti banjir bandang dan longsor di Sumatera yang sangat menghancurkan itu. Begitu juga bencana di Pulau Jawa, Kalimantan dan pulau-pulau lain. Di Sulawesi dan Halmahera lingkungan rusak oleh pertambangan liar,” tambahnya.
Dia berpendapat, dibutuhkan figur yang kuat dan integritas untuk merehabilitasi lingkungan hidup Indonesia dan dikembalikan fungsinya. Dia menambahkan, alam ini harus dilestarikan karena dia merupakan warisan anak cucu yang akan menempati dunia ini setelah kita.
Karena itu, menurut dia, alam ini tidak boleh diekspoitasi secara berlebihan sehingga dia kehilangan daya tampung untuk kehidupan anak cucu mendatang. “Karena itu kita apresiasi Pak Prabowo yang sudah menunjuk Jumhur sebagai Menteri Lingkungan Hidup. Beliau memilih pembantu yang tepat di bidang itu. Kita ucapkan terima kasih. Dia harus memilih pembantu yang mempunyai rekam jejak kuat dalam berkiprah untuk perbaikan bangsa ini,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :