Sugiono Bertemu Menlu Filipina, Bahas Ekonomi hingga Geopolitik

Kamis, 23 April 2026 - 14:16 WIB
loading...
Sugiono Bertemu Menlu...
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono melakukan pertemuan bilateral bersama Menlu Filipina Theresa Lazaro di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta. Foto/Riyan Rizki Roshali
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono melakukan pertemuan bilateral bersama Menlu Filipina Theresa Lazaro di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, hari ini. Pertemuan ini membahas penguatan kerja sama kedua negara, mulai dari sektor ekonomi hingga isu geopolitik global.

Dalam pernyataannya, Sugiono menegaskan bahwa hubungan Indonesia-Filipina mencerminkan kemitraan erat sebagai sesama anggota pendiri ASEAN. "Pertemuan kita hari ini mencerminkan kemitraan yang kuat antara Indonesia dan Filipina sebagai tetangga dekat, negara kepulauan, dan juga sebagai anggota pendiri ASEAN," kata Sugiono, Kamis (23/4/2026).

Ia menjelaskan, fokus utama pembahasan adalah memastikan kerja sama bilateral yang memberikan manfaat bagi masyarakat kedua negara, sekaligus memperkuat peran ASEAN di tengah dinamika global.

Baca Juga: Menlu Sugiono Soroti Kondisi Geopolitik Global yang Makin Abu-abu

"Dan, karena Filipina memegang kepemimpinan ASEAN tahun ini, Indonesia juga menegaskan kembali dukungan penuh dan komitmen bersama kita untuk memperkuat persatuan dan sentralitas ASEAN di tengah meningkatnya ketidakpastian dan tantangan regional," ujarnya.

Dalam pertemuan itu, bersama Theresa Lazaro juga membahas langkah konkret untuk memperkuat kerja sama di berbagai sektor strategis. "Mengenai kerja sama ekonomi, kami sepakat untuk memperkuat kolaborasi, antara lain, dalam penyelesaian mata uang lokal, sistem pembayaran QR yang lebih kuat, dan konektivitas yang lebih baik antara kota-kota perbatasan seperti Manado, Bitung, Davao, dan General Santos," ungkapnya.

Selain ekonomi, Sugiono menuturkan, kerja sama di sektor energi juga menjadi perhatian utama, mengingat kedua negara merupakan produsen nikel besar dunia. "Sebagai dua produsen nikel terbesar di dunia, kami menyambut baik kemajuan kemitraan mineral penting, termasuk aliansi nikel untuk membangun rantai pasokan global yang tangguh."

Di bidang politik dan keamanan, Sugiono menegaskan kedua negara sepakat memperkuat kerja sama maritim serta pengelolaan perbatasan. "Dalam kerja sama politik dan keamanan, kami membahas dan sepakat untuk memperkuat kerja sama maritim, meningkatkan manajemen perbatasan, dan mempercepat diskusi tentang penetapan batas landas kontinen berdasarkan hukum internasional," katanya.



Keduanya turut bertukar pandangan terkait isu regional dan global, termasuk situasi di Laut Cina Selatan dan Myanmar.
"Kami juga menekankan pentingnya proses politik inklusif di Myanmar, dukungan untuk perdamaian jangka panjang, stabilitas regional, dan bantuan kemanusiaan," ucap Sugiono.

Terkait dinamika geopolitik di Timur Tengah, Sugiono menuturkan, Indonesia dan Filipina menilai gencatan senjata menjadi langkah penting untuk mencegah eskalasi konflik. Dia menambahkan, kedua negara juga menegaskan dukungan terhadap penyelesaian konflik Palestina melalui solusi dua negara.

"Dan, pada saat yang sama, kami percaya bahwa perdamaian dan stabilitas yang langgeng di Timur Tengah tidak dapat dicapai tanpa keadilan bagi Palestina juga, dan kami berdua percaya bahwa solusi dua negara adalah satu-satunya solusi untuk masalah ini."
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
Rekomendasi
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Berita Terkini
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved