Tinjau Brigif TP 34-Yonif TP 889, Menhan Tekankan Jiwa Korsa dan Kepatuhan pada Pimpinan
Kamis, 23 April 2026 - 14:02 WIB
loading...
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi Brigif TP 34/Cakra Buana dan Yonif TP 889/Gagak Winangsih di Indramayu dan Yonif TP 890/Gardha Sakti di Garut. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi Brigif TP 34/Cakra Buana dan Yonif TP 889/Gagak Winangsih di Indramayu dan Yonif TP 890/Gardha Sakti di Garut. Kunjungan tersebut untuk melihat kesiapan para prajurit TNI.
Dalam kunjungannya, Sjafrie menegaskan setiap prajurit TNI merupakan penjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tugas tersebut tidak terbatas pada wilayah penugasan semata, melainkan mencakup seluruh kepentingan nasional di penjuru Tanah Air, dari Sabang hingga Merauke.
"Prajurit TNI berasal dari rakyat, dibesarkan oleh rakyat, dan pada hakikatnya harus mengabdi sepenuhnya untuk kepentingan rakyat Indonesia dengan berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945," ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Baca juga: Indonesia dan AS Perkuat Kerja Sama Pertahanan, Modernisasi hingga Pelatihan Militer Bersama
Sjafrie juga menekankan pentingnya setiap prajurit memegang teguh Sapta Marga dan Sumpah Prajurit sebagai landasan moral, ideologi, dan pengabdian. Profesionalisme prajurit, kata Sjafrie, harus terus diasah melalui latihan yang berkelanjutan, kerja keras, serta kemauan kuat untuk terus berkembang.
Dalam kunjungannya, Sjafrie menegaskan setiap prajurit TNI merupakan penjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tugas tersebut tidak terbatas pada wilayah penugasan semata, melainkan mencakup seluruh kepentingan nasional di penjuru Tanah Air, dari Sabang hingga Merauke.
"Prajurit TNI berasal dari rakyat, dibesarkan oleh rakyat, dan pada hakikatnya harus mengabdi sepenuhnya untuk kepentingan rakyat Indonesia dengan berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945," ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Baca juga: Indonesia dan AS Perkuat Kerja Sama Pertahanan, Modernisasi hingga Pelatihan Militer Bersama
Sjafrie juga menekankan pentingnya setiap prajurit memegang teguh Sapta Marga dan Sumpah Prajurit sebagai landasan moral, ideologi, dan pengabdian. Profesionalisme prajurit, kata Sjafrie, harus terus diasah melalui latihan yang berkelanjutan, kerja keras, serta kemauan kuat untuk terus berkembang.
Lihat Juga :