1.773 Calon Komcad dari ASN Kementerian dan Instansi Latihan Dasar Militer Selama 1,5 Bulan
Rabu, 22 April 2026 - 12:30 WIB
loading...
Sebanyak 1.773 calon Komcad dari ASN menjalankan latihan dasar militer yang ditandai upacara pembukaan di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (23/4/2026). Foto/Jonathan Simanjuntak
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 1.773 calon Komponen Cadangan (Komcad) dari aparatur sipil negara (ASN) resmi menjalankan latihan dasar militer (Latsarmil). Pelatihan itu resmi dilakukan ditandai dengan upacara pembukaan yang digelar di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu (23/4/2026).
Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan (Kabacadnas), Letjen TNI Gabriel Lema menyampaikan 1.773 calon anggota Komcad dari 55 Kementerian/Instansi di tingkat pusat. Gabriel menyampaikan mereka yang menerima Latsarmil artinya telah melewati tahap pemeriksaan administratif, pemeriksaan jasmani dan pemeriksaan data jasmani, psikologi dan mental ideologi.
Baca juga: 2.019 ASN Ikut Pelatihan Komcad, Diajari Pengetahuan Dasar Senjata
"Puji syukur hari ini di tingkat pusat, seluruh Kementerian/Lembaga terepresentasi lewat 55 Kementerian/Lembaga yang tadi sudah kita resmikan untuk pembukaan latihan sejumlah 1.773. Ini gelombang pertama sebagaimana awal tahun Bapak Menteri Pertahanan sudah menegaskan bahwa tahun 202 4.000 ASN akan kita bentuk dalam Komcad," ujar Gabriel kepada wartawan di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu (22/4/2026).
Gabriel menyampaikan calon anggota Komcad ini akan menjalani pelatihan selama satu setengah bulan (45 hari). Selanjutnya, mereka kemudian akan resmi ditetapkan sebagai Komcad
"Ini wujud nyata kebersamaan yang melahirkan sikap karakter mental yang baik dari para ASN sehingga kita berharap modal awal secara kebersamaan ini dalam pelaksanaan. Latihan nanti selama kurang lebih 1,5 bulan ya. Dibuka hari ini, nanti diharapkan ditutup dan ditetapkan sebagai Komponen Cadangan pada tanggal 5 Juni," jelas Gabriel.
Baca juga: Wamenhan Perkirakan 4 Ribu ASN Jalani Latihan Komcad pada Akhir April
Gabriel menambahkan pelatihan terakhir ini nantinya bisa membentuk karakter mental disiplin para ASN. Dengan demikian, diharapkan juga akan memberikan dampak langsung terhadap lingkup kerjanya.
"Kita berharap ada nilai tambah dalam rangka untuk memantapkan bagaimana kebersamaan bisa menjawab dan melaksanakan program di lingkup kerja masing-masing," tandas Gabriel.
Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan (Kabacadnas), Letjen TNI Gabriel Lema menyampaikan 1.773 calon anggota Komcad dari 55 Kementerian/Instansi di tingkat pusat. Gabriel menyampaikan mereka yang menerima Latsarmil artinya telah melewati tahap pemeriksaan administratif, pemeriksaan jasmani dan pemeriksaan data jasmani, psikologi dan mental ideologi.
Baca juga: 2.019 ASN Ikut Pelatihan Komcad, Diajari Pengetahuan Dasar Senjata
"Puji syukur hari ini di tingkat pusat, seluruh Kementerian/Lembaga terepresentasi lewat 55 Kementerian/Lembaga yang tadi sudah kita resmikan untuk pembukaan latihan sejumlah 1.773. Ini gelombang pertama sebagaimana awal tahun Bapak Menteri Pertahanan sudah menegaskan bahwa tahun 202 4.000 ASN akan kita bentuk dalam Komcad," ujar Gabriel kepada wartawan di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu (22/4/2026).
Gabriel menyampaikan calon anggota Komcad ini akan menjalani pelatihan selama satu setengah bulan (45 hari). Selanjutnya, mereka kemudian akan resmi ditetapkan sebagai Komcad
"Ini wujud nyata kebersamaan yang melahirkan sikap karakter mental yang baik dari para ASN sehingga kita berharap modal awal secara kebersamaan ini dalam pelaksanaan. Latihan nanti selama kurang lebih 1,5 bulan ya. Dibuka hari ini, nanti diharapkan ditutup dan ditetapkan sebagai Komponen Cadangan pada tanggal 5 Juni," jelas Gabriel.
Baca juga: Wamenhan Perkirakan 4 Ribu ASN Jalani Latihan Komcad pada Akhir April
Gabriel menambahkan pelatihan terakhir ini nantinya bisa membentuk karakter mental disiplin para ASN. Dengan demikian, diharapkan juga akan memberikan dampak langsung terhadap lingkup kerjanya.
"Kita berharap ada nilai tambah dalam rangka untuk memantapkan bagaimana kebersamaan bisa menjawab dan melaksanakan program di lingkup kerja masing-masing," tandas Gabriel.
(shf)
Lihat Juga :