Utut Adianto Ungkap Banyak Negara Barat Pertanyakan Alasan Indonesia Masuk BRICS

Sabtu, 18 April 2026 - 15:43 WIB
loading...
Utut Adianto Ungkap...
Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto. Foto/Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Banyak negara Barat yang mempertanyakan langkah Indonesia menjadi anggota penuh BRICS . Hal itu disampaikan Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto .

Hal ini disampaikan Utut dalam Seminar Nasional ‘Relevansi Gerakan Asia Afrika dalam Krisis Geopolitik Saat Ini’ dalam rangka Peringatan 71 Tahun Konferensi Asia Afrika yang digelar di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).

Mulanya, dia mengaku sepakat dengan pernyataan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto yang menyebut jika pemerintah Indonesia menghadapi kegamangan dalam menentukan posisinya di peta geopolitik global.

Baca Juga: 10 Pangkalan Militer AS Terbesar di Dunia, Adakah yang Dekat Indonesia?

"Yang perlu saya jelaskan adalah situasi kita saat ini. Tadi disampaikan oleh Pak Sekjen, kita gamang terhadap situasi ini. Berpihak ke manakah kita?" kata Utut dalam forum tersebut.

Dia menyoroti langkah pemerintah yang langsung menyampaikan keinginannya untuk bergabung dalam keanggotaan BRICS beberapa saat setelah pelantikan Presiden Prabowo Subianto pada 20 Oktober 2024. Pada bulan Januari 2025, Indonesia bersama Negara baru lainnya seperti Uni Emirates Arab (UEA), diterima menjadi anggota penuh BRICS.

"Kemudian dalam perjalanannya, hampir semua negara Barat menanyakan kenapa kita bergabung ke BRICS. Biasanya, kalau kita sudah condong ke satu kutub, dalam hal ini Rusia dan China, kita tidak akan diterima oleh Amerika Serikat," ujarnya.

Bahkan, kata dia, pada saat Komisi I DPR menerima kunjungan perwakilan parlemen negara besar seperti Swedia, Amerika Serikat, Jerman, dan Belanda, pertanyaan tersebut turut dilontarkan oleh mereka. "Pertanyaannya sama: kenapa kita ke BRICS?" ungkap Utut.



Menindaklanjuti hal tersebut, Utut menyampaikan bahwa Komisi I DPR telah meminta pemerintah untuk bersikap dengan membuat satu desk khusus terkait langkah Indonesia bergabung ke BRICS.

"Ketika rapat dengan Menlu Sugiono, saya sampaikan sebaiknya ada desk khusus di Kemlu untuk memastikan kita tidak seolah-olah menjadi satelit atau proksi mereka. Saya sampaikan bahwa inti dari keikutsertaan kita di BRICS adalah untuk memperluas pasar ekonomi baru, karena China dan Rusia saja pasarnya sudah hampir 2 miliar orang," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Dasco Pimpin Safari DPR ke Parpol Nonparlemen Minta Masukan RUU Pemilu
Menkes Usul Penderita...
Menkes Usul Penderita TBC Dapat MBG, DPR: Wacana Tidak Masuk Akal
Desak Beri Kompensasi...
Desak Beri Kompensasi Akibat Mati Listrik Bergilir, DPR: Jangan Tiap Masalah Rakyat Diminta Sabar
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Rekomendasi
10 Pemain Terkaya Piala...
10 Pemain Terkaya Piala Dunia 2026: Ronaldo Nomor 1
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Berita Terkini
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Infografis
10 Pasukan Khusus Terganas...
10 Pasukan Khusus Terganas di Dunia, Indonesia Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved