Ketua Ombudsman Tersangka Korupsi, MAKI Sesalkan Pansel dan Komisi II DPR Loloskan Hery Susanto

Jum'at, 17 April 2026 - 16:55 WIB
loading...
Ketua Ombudsman Tersangka...
Koordinator MAKI Boyamin Saiman buka suara merespons ditangkapnya Ketua Ombudsman RI Hery Susanto (HS) atas kasus dugaan korupsi. Ada keteledoran Pansel dan Komisi II DPR RI atas proses pemilihan Hery. Foto: Dok Sindonews
A A A
JAKARTA - Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman buka suara merespons ditangkapnya Ketua Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Hery Susanto (HS) atas kasus dugaan korupsi. Dia menilai ada keteledoran Panitia Seleksi (Pansel) dan Komisi II DPR RI atas proses pemilihan Hery sebagai Ketua Ombudsman.

Menurut dia, rekam jejak Hery sejatinya sangatlah buruk lantaran tidak memberikan pelayanan atas permohonan maladministrasi yang masuk. Kinerja Hery bahkan sudah dipaparkan oleh salah satu anggota Komisioner ORI periode 2016-2021 dan 2021-2026.

Baca juga: Ketua Ombudsman Hery Susanto Ditangkap Kejagung, DPR Terkejut

"Anggota ini telah berusaha memberikan masukan kepada Pansel dan Komisi II DPR untuk menggugurkan HS namun gagal dan bahkan HS lolos diangkat jadi Ketua ORI," ujar Boyamin, Jumat (17/4/2026).

Integritas Hery juga sudah dipertanyakan dan diketahui internal Ombudsman. Kondisi ini seharusnya membuat panitia seleksi atau Komisi II DPR RI mudah melacak kinerja Hery selama menjabat komisioner Ombudsman.

Karena itu, Boyamin juga meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) mengembangkan penyidikan dugaan suap terhadap Hery. Apalagi Hery selama ini sepenuhnya menangani isu berkaitan dengan masalah tambang.

"Kejagung harus menelusuri jejak HS dalam melakukan pertemuan dengan oknum pengusaha tambang di hotel dan restoran dikarenakan HS sering menginap di hotel Jakarta meskipun kantor dan rumahnya di Jakarta," katanya.

Boyamin mengapresiasi Kejagung yang mampu mengendus praktik suap tersebut. Kejagung menetapkan Ketua Ombudsman RI Hery Susanto sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola nikel pada tahun 2013-2025. Hery diduga menerima suap senilai Rp1,5 miliar.

Salah satu peran Hery berkaitan dengan pengurusan masalah perhitungan penerimaan negara bukan pajak. Dalam penyidikan Kejagung, Hery diduga mengintervensi agar kebijakan atau surat yang dikeluarkan Kementerian Perhutanan (Kemenhut) dikoreksi oleh Ombudsman RI.

Perbuatan ini memiliki tujuan spesifik agar PT TSHI bisa menentukan sendiri nominal beban PNBP yang harus dibayarkan ke negara.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
5 Calon Manajer KDMP...
5 Calon Manajer KDMP Meninggal, DPR: Hentikan Sementara Latsarmil
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Didakwa Terima Suap...
Didakwa Terima Suap Rp4,8 Miliar, Hery Susanto: Saya Tidak Terima Uang
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Rekomendasi
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Berita Terkini
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Hakim: Kerugian Negara...
Hakim: Kerugian Negara Akibat Kasus Chromebook Nadiem Rp1,5 Triliun
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved