Hari Seni Sedunia, Ibas Dorong Penguatan Seni Budaya Kreatif
Kamis, 16 April 2026 - 08:36 WIB
loading...
A
A
A
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR ini mengajak generasi muda untuk tidak hanya mengagumi budaya luar, tetapi juga untuk mencintai dan mengembangkan budaya Indonesia sendiri. “Kita harus mengajarkan generasi muda untuk tidak hanya mempertahankan budaya, tetapi juga untuk mengembangkan, dan memajukannya. Kita tidak hanya ingin melestarikan, tetapi juga meningkatkan dan mempercepat manfaat budaya kita,” tegasnya.
Ibas juga menekankan pentingnya pendekatan yang lebih inovatif dan kreatif dalam melestarikan kebudayaan, dengan menggabungkan pelestarian dengan inovasi yang relevan di era digital. Dia mengingatkan akan tantangan yang dihadapi seni dan budaya Indonesia, terutama dengan adanya perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), NFT, dan galeri digital.
“Teknologi ini bisa menjadi peluang besar, tetapi juga bisa menjadi ancaman jika tidak dikelola dengan bijaksana,” ungkapnya.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara tradisi budaya Indonesia baik itu klasik dan pop modern serta inovasi teknologi, agar seni dan budaya kita tetap relevan dan berkembang di pasar global. Selain itu, Ibas juga mengungkapkan keprihatinannya atas berbagai tantangan yang dihadapi para pelaku seni Indonesia, mulai dari keterbatasan akses pasar hingga rendahnya apresiasi ekonomi terhadap karya seni.
Menurutnya, sektor seni budaya bukan hanya soal ekspresi artistik, tetapi juga soal mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Pekerja seni harus mendapatkan perlindungan terhadap hak kekayaan intelektual dan kebijakan yang berpihak pada mereka, agar mereka bisa mengembangkan karya mereka tanpa khawatir,” katanya.
Ibas juga menekankan pentingnya pendekatan yang lebih inovatif dan kreatif dalam melestarikan kebudayaan, dengan menggabungkan pelestarian dengan inovasi yang relevan di era digital. Dia mengingatkan akan tantangan yang dihadapi seni dan budaya Indonesia, terutama dengan adanya perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), NFT, dan galeri digital.
“Teknologi ini bisa menjadi peluang besar, tetapi juga bisa menjadi ancaman jika tidak dikelola dengan bijaksana,” ungkapnya.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara tradisi budaya Indonesia baik itu klasik dan pop modern serta inovasi teknologi, agar seni dan budaya kita tetap relevan dan berkembang di pasar global. Selain itu, Ibas juga mengungkapkan keprihatinannya atas berbagai tantangan yang dihadapi para pelaku seni Indonesia, mulai dari keterbatasan akses pasar hingga rendahnya apresiasi ekonomi terhadap karya seni.
Menurutnya, sektor seni budaya bukan hanya soal ekspresi artistik, tetapi juga soal mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Pekerja seni harus mendapatkan perlindungan terhadap hak kekayaan intelektual dan kebijakan yang berpihak pada mereka, agar mereka bisa mengembangkan karya mereka tanpa khawatir,” katanya.
Lihat Juga :