William Heinrich Optimistis Kolaborasi Pemerintah-Pengusaha Jadi Kunci Wujudkan Visi Indonesia Emas
Rabu, 15 April 2026 - 20:38 WIB
loading...
A
A
A
Oleh karena itu, HIPMI diarahkan untuk tidak lagi berada di posisi pasif, melainkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi. Ia menegaskan bahwa organisasi ini harus mampu menciptakan ekosistem bisnis yang produktif dan berdaya saing, bukan sekadar bergantung pada proyek-proyek pemerintah.
William juga menyoroti pentingnya efisiensi sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa tingginya rasio ICOR di Indonesia mencerminkan masih adanya inefisiensi dalam penggunaan modal.
“Untuk mengatasi hal tersebut, HIPMI akan mendorong peningkatan produktivitas melalui digitalisasi, pemanfaatan teknologi, serta penguatan rantai pasok, sehingga setiap investasi dapat memberikan hasil yang lebih optimal,” ujarnya.
Di sisi lain, ia melihat peluang besar dalam upaya memperkuat penerimaan negara melalui perluasan basis pajak. Dengan tetap menjaga daya beli masyarakat, termasuk mempertahankan tarif PPN di angka 11 persen, William menilai bahwa penciptaan lapangan kerja formal menjadi solusi strategis.
HIPMI akan berperan sebagai wadah pengembangan pengusaha muda yang mampu tumbuh, berkembang, dan memberikan kontribusi nyata terhadap penerimaan negara. Sebagai langkah konkret, William menargetkan lahirnya 10.000 pengusaha produktif baru yang mampu bertahan, mencetak keuntungan, dan menyerap tenaga kerja lokal.
William juga menyoroti pentingnya efisiensi sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa tingginya rasio ICOR di Indonesia mencerminkan masih adanya inefisiensi dalam penggunaan modal.
“Untuk mengatasi hal tersebut, HIPMI akan mendorong peningkatan produktivitas melalui digitalisasi, pemanfaatan teknologi, serta penguatan rantai pasok, sehingga setiap investasi dapat memberikan hasil yang lebih optimal,” ujarnya.
Di sisi lain, ia melihat peluang besar dalam upaya memperkuat penerimaan negara melalui perluasan basis pajak. Dengan tetap menjaga daya beli masyarakat, termasuk mempertahankan tarif PPN di angka 11 persen, William menilai bahwa penciptaan lapangan kerja formal menjadi solusi strategis.
HIPMI akan berperan sebagai wadah pengembangan pengusaha muda yang mampu tumbuh, berkembang, dan memberikan kontribusi nyata terhadap penerimaan negara. Sebagai langkah konkret, William menargetkan lahirnya 10.000 pengusaha produktif baru yang mampu bertahan, mencetak keuntungan, dan menyerap tenaga kerja lokal.
Lihat Juga :