Bahlil Tantang Pengurus Baru DPD Golkar Sulawesi Utara Tambah Kursi di Eksekutif dan Legislatif Daerah
Minggu, 12 April 2026 - 20:20 WIB
loading...
A
A
A
Kendati demikian, Bahlil tidak menuntut tambahan jumlah kursi kader beringin di DPR RI. “Tugas DPD Partai Golkar Sulawesi Utara harus menambah kursi di DPRD kabupaten/kota dan provinsi,” ujar Bahlil yang datang bersama rombongan pengurus DPP Partai Golkar di antaranya, Sekjen Muhammad Sarmuji dan Bendahara Umum DPP Golkar Sari Yuliati.
Selain memberi tugas untuk menambah kursi di DPRD, Bahlil juga meminta agar pengurus baru nantinya harus berusaha agar di setiap DPRD kabupaten/kota harus ada pimpinan dari Partai Golkar. “Saat ini menurut laporan ketua saat ini, Ibu Tety, dari 15 kabupten/kota di Sulut, baru 11 yang ada pimpinan dari Partai Golkar. Jadi ini menjadi tugas ketua dan pengurus Partai Golkar Sulut yang baru supaya nantinya setiap kabupaten/kota ada pimpinan dari Partai Golkar,” kata Bahlil.
Bahlil juga menekankan, kunci agar bisa menambah kursi eksekutif dan legislatif di daerah adalah kompak serta tidak boleh terpecah menjadi banyak kubu. “Tidak ada kekuatan politik yang bisa menjalankan misi dan targetnya tanpa persatuan. Karena itu saya selaku ketua umum memerintahkan, siapapun yang terpilih nanti harus menggandeng yang lain. Jangan ada kubu sana, kubu sini,” kata Bahlil yang juga menjabat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini.
Dalam kesempatan yang sama, Mantan Ketua DPD I Partai Golkar Sulut Christiany Eugenia Paruntu (CEP) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bahlil bersama rombongan yang telah menyempatkan waktu untuk menghadiri Musda XI Partai Golkar Sulawesi Utara. Ia juga berterima kasih kepada Ketum Bahlil karena diberi kesempatan untuk menyelesaikan masa jabatannya sebagai Ketua Umum DPD I Partai Golkar hingga selesai.
“Saya sampaikan terima kasih yang tulus atas kepercayaan bapak ketua umum sehingga saya sehingga masih bisa memimpin sampai saat ini, sampai akhir masa jabatan dan tidak di-PLT-kan,” ujar Tetty, sapaan akrabnya.
Selain memberi tugas untuk menambah kursi di DPRD, Bahlil juga meminta agar pengurus baru nantinya harus berusaha agar di setiap DPRD kabupaten/kota harus ada pimpinan dari Partai Golkar. “Saat ini menurut laporan ketua saat ini, Ibu Tety, dari 15 kabupten/kota di Sulut, baru 11 yang ada pimpinan dari Partai Golkar. Jadi ini menjadi tugas ketua dan pengurus Partai Golkar Sulut yang baru supaya nantinya setiap kabupaten/kota ada pimpinan dari Partai Golkar,” kata Bahlil.
Bahlil juga menekankan, kunci agar bisa menambah kursi eksekutif dan legislatif di daerah adalah kompak serta tidak boleh terpecah menjadi banyak kubu. “Tidak ada kekuatan politik yang bisa menjalankan misi dan targetnya tanpa persatuan. Karena itu saya selaku ketua umum memerintahkan, siapapun yang terpilih nanti harus menggandeng yang lain. Jangan ada kubu sana, kubu sini,” kata Bahlil yang juga menjabat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini.
Dalam kesempatan yang sama, Mantan Ketua DPD I Partai Golkar Sulut Christiany Eugenia Paruntu (CEP) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bahlil bersama rombongan yang telah menyempatkan waktu untuk menghadiri Musda XI Partai Golkar Sulawesi Utara. Ia juga berterima kasih kepada Ketum Bahlil karena diberi kesempatan untuk menyelesaikan masa jabatannya sebagai Ketua Umum DPD I Partai Golkar hingga selesai.
“Saya sampaikan terima kasih yang tulus atas kepercayaan bapak ketua umum sehingga saya sehingga masih bisa memimpin sampai saat ini, sampai akhir masa jabatan dan tidak di-PLT-kan,” ujar Tetty, sapaan akrabnya.
Lihat Juga :