Roy Suryo Cs Sangkal Terima Dana dari JK di Kasus Ijazah Jokowi
Kamis, 09 April 2026 - 15:41 WIB
loading...
Pengacara Roy Suryo Cs, Ahmad Khozinudin menyangkal para tersangka kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerima aliran dana dari mantan Wapres Jusuf Kalla (JK). Foto: Dok Sindonews
A
A
A
JAKARTA - Pengacara Roy Suryo Cs, Ahmad Khozinudin menyangkal para tersangka kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerima aliran dana dari mantan Wapres Jusuf Kalla (JK). Perjuangan Roy Suryo Cs dalam membongkar ijazah Jokowi tidak didanai siapa pun baik JK maupun orang lainnya.
"Saya ingin tegaskan kami tidak menerima sepeser pun, satu rupiah pun dana untuk perjuangan ini baik dari Pak JK atau lainnya, untuk kepentingan perjuangan atau kepentingan keluarga kami, tidak," ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Baca juga: Rismon Sianipar Akui Revisi Penelitian Ijazah Jokowi Bagian dari Perjanjian Restorative Justice
Menurut dia, tidak benar jika ada isu yang menyatakan Roy Suryo Cs menerima dana Rp5 miliar atau nominal lainnya dari JK maupun pihak lainnya dalam perjuangan Roy Suryo Cs.
Roy Suryo Cs berjuang membongkar ijazah Jokowi tidak ada hubungan dengan pihak mana pun, kecuali dari dorongan hatinya. Maka itu, Roy Suryo Cs mendukung laporan yang dilayangkan JK atas dugaan pencemaran nama baik yang diduga dilakukan Rismon Sianipar.
Adapun persoalan pernyataan Rismon yang disebut-sebut berupa kecerdasan buatan/AI, pihaknya menyerahkan pihak kepolisian dan hakim untuk menilainya di pengadilan. Pasalnya, bantahan Rismon disampaikan pascalaporan polisi yang masuk.
"Karena yang diklaim Rismon dan kuasa hukumnya yang menyatakan katanya AI, menurut kami tidak bernilai. Bantahan itu baru disampaikan setelah ada laporan, sebelumnya tidak pernah ada bantah. Karena itu saya sarankan Jahmada Girsang (pengacara Rismon) jika saudara menyatakan itu bukan video klien saudara, sampaikan itu di pengadilan bukan melalui media," ujar Khozinudin.
Roy Suryo mendukung laporan yang dilayangkan JK terhadap Rismon. Terlebih, pernyataan tersebut sudah muncul di publik sehingga pasti ada orang yang telah membuatnya, yang mana dia harus bertanggung jawab apakah itu benar-benar Rismon atau orang lain.
"Sudah tertulis dalam LP adalah nama Rismon. Kemudian, dikatakan itu hanya AI, benar kata Pak JK, kalau pun itu AI biarkan penyidik, yang jelas statement ada, pasti ada yang membuatnya. Sekarang siapa yang membuatnya? Tidak mungkin setan, tidak mungkin tuyul dan celakanya AI diglorifikasi oleh beberapa kelompok," ungkapnya.
"Saya ingin tegaskan kami tidak menerima sepeser pun, satu rupiah pun dana untuk perjuangan ini baik dari Pak JK atau lainnya, untuk kepentingan perjuangan atau kepentingan keluarga kami, tidak," ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Baca juga: Rismon Sianipar Akui Revisi Penelitian Ijazah Jokowi Bagian dari Perjanjian Restorative Justice
Menurut dia, tidak benar jika ada isu yang menyatakan Roy Suryo Cs menerima dana Rp5 miliar atau nominal lainnya dari JK maupun pihak lainnya dalam perjuangan Roy Suryo Cs.
Roy Suryo Cs berjuang membongkar ijazah Jokowi tidak ada hubungan dengan pihak mana pun, kecuali dari dorongan hatinya. Maka itu, Roy Suryo Cs mendukung laporan yang dilayangkan JK atas dugaan pencemaran nama baik yang diduga dilakukan Rismon Sianipar.
Adapun persoalan pernyataan Rismon yang disebut-sebut berupa kecerdasan buatan/AI, pihaknya menyerahkan pihak kepolisian dan hakim untuk menilainya di pengadilan. Pasalnya, bantahan Rismon disampaikan pascalaporan polisi yang masuk.
"Karena yang diklaim Rismon dan kuasa hukumnya yang menyatakan katanya AI, menurut kami tidak bernilai. Bantahan itu baru disampaikan setelah ada laporan, sebelumnya tidak pernah ada bantah. Karena itu saya sarankan Jahmada Girsang (pengacara Rismon) jika saudara menyatakan itu bukan video klien saudara, sampaikan itu di pengadilan bukan melalui media," ujar Khozinudin.
Roy Suryo mendukung laporan yang dilayangkan JK terhadap Rismon. Terlebih, pernyataan tersebut sudah muncul di publik sehingga pasti ada orang yang telah membuatnya, yang mana dia harus bertanggung jawab apakah itu benar-benar Rismon atau orang lain.
"Sudah tertulis dalam LP adalah nama Rismon. Kemudian, dikatakan itu hanya AI, benar kata Pak JK, kalau pun itu AI biarkan penyidik, yang jelas statement ada, pasti ada yang membuatnya. Sekarang siapa yang membuatnya? Tidak mungkin setan, tidak mungkin tuyul dan celakanya AI diglorifikasi oleh beberapa kelompok," ungkapnya.
(jon)
Lihat Juga :