Ketum PBNU Ajak Salat Gaib untuk Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Senin, 06 April 2026 - 16:39 WIB
loading...
Ketum PBNU Ajak Salat...
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI di Lebanon, dan mengajak warga NU melaksanakan Salat Gaib. Foto/Dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tengah menjalankan misi perdamaian di Lebanon. Gus Yahya warga Nahdlatul Ulama (NU) melaksanakan Salat Gaib.

Gus Yahya menegaskan, pengorbanan ketiga prajurit tersebut merupakan wujud nyata pengabdian kepada bangsa dan amanat konstitusi, khususnya dalam menjaga ketertiban dunia sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945.

Baca juga: 3 Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Presiden Prabowo Mengecam Keras

“Tiga prajurit yang gugur adalah pahlawan bangsa karena sedang menjalankan amanat UUD 1945 untuk ikut menjaga ketertiban dunia,” ujar Gus Yahya, Senin (6/4/2026).



Sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi para prajurit yang gugur, Gus Yahya mengajak seluruh warga Nahdlatul Ulama (Nahdliyin) serta kalangan pesantren untuk melaksanakan Salat Gaib.

“Kami mengimbau warga NU dan para santri di pondok pesantren untuk melaksanakan Salat Gaib bagi para syuhada,” katanya.

Baca juga: 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, KSAD: Kami Sangat Kehilangan

Dalam pernyataannya, Gus Yahya juga mengecam tindakan militer Israel yang dinilai telah menyerang wilayah berdaulat serta membahayakan pasukan penjaga perdamaian dunia.

“Kami mengutuk serangan terhadap negara berdaulat dan pasukan UNIFIL yang berdampak pada meluasnya kekerasan,” tegasnya.

Tiga prajurit TNI yang gugur dalam peristiwa tersebut adalah Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anm) Muhammad Nur Ikhwan, dan Kopda (Anm) Farizal Rhomadhon. Jenazah ketiganya telah tiba di Indonesia pada Sabtu (4/4/2026) malam.

Insiden pertama terjadi pada Ahad (29/3/2026), ketika Kopda Farizal Rhomadhon meninggal dunia akibat ledakan proyektil di dekat posisi pasukan di wilayah Desa Adchit al-Qusayr, Lebanon selatan.

Sehari kemudian, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengonfirmasi insiden lanjutan yang menimpa pasukan TNI dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Dua prajurit dilaporkan gugur akibat ledakan yang menghantam konvoi logistik, sementara dua lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa ini terjadi di sekitar wilayah Bani Hayyan, Lebanon selatan, pada Senin (30/3/2026).

Peristiwa tersebut menambah daftar panjang risiko yang dihadapi prajurit Indonesia dalam menjalankan misi perdamaian dunia di bawah bendera PBB, sekaligus menjadi pengingat atas besarnya pengorbanan mereka bagi kemanusiaan dan stabilitas global.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Cak Imin: PKB Punya...
Cak Imin: PKB Punya Tanggung Jawab Moral Memikirkan Masa Depan NU
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Pengasuh PP Sembilangan Bangkalan Soroti Kondisi NU
Dari Ploso, Gus Ma’shum...
Dari Ploso, Gus Ma’shum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Anggota Satresnarkoba...
Anggota Satresnarkoba Polres Katingan Kalteng Gugur Ditembak saat Gerebek Bandar Narkoba
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Rekomendasi
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
Berita Terkini
MNC Digital Entertainment...
MNC Digital Entertainment Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Awards 2026 Kategori Media dan Hiburan
Kuasa Hukum Dokter Tifa...
Kuasa Hukum Dokter Tifa Tuding Dakwaan JPU Diskriminatif dan Ada Rekayasa Prosedur
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan di PN Jaksel, Kubu Jokowi Sebut Mengulur Waktu
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Pakar Hukum Tegaskan...
Pakar Hukum Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Dijadikan Barang Bukti Persidangan Dokter Tifa
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved