Prabowo Panggil Menteri Perumahan dan Dirut KAI, Bahas Hunian Layak Warga Bantaran Rel
Senin, 06 April 2026 - 15:27 WIB
loading...
A
A
A
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyatakan pihak perguruan tinggi siap mendukung program tersebut melalui kajian dan pengembangan teknologi. “Kami siap membackup dari sisi kajian dan penelitian, termasuk teknologi agar pembangunan lebih efisien,” katanya.
Pembangunan hunian akan dilakukan di atas lahan seluas sekitar 1,4 hingga 1,61 hektare milik PT Angkasa Pura Indonesia. Pemerintah menyiapkan sekitar 800 unit hunian untuk menampung warga terdampak.
Meskipun awalnya dirancang dalam bentuk rumah susun (rusun), tetapi pemerintah juga mempertimbangkan opsi rumah tapak. Pembangunan ditargetkan mulai pada Mei 2026 dan rampung pada Juni 2026.
Selain hunian, pemerintah juga akan menyediakan fasilitas dasar seperti sanitasi (MCK) yang layak guna meningkatkan kualitas hidup warga. Program ini menjadi bagian dari target pembangunan 3 juta rumah yang difokuskan untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang selama ini tinggal di kawasan berisiko tinggi, termasuk sepanjang jalur rel kereta api.
Pembangunan hunian akan dilakukan di atas lahan seluas sekitar 1,4 hingga 1,61 hektare milik PT Angkasa Pura Indonesia. Pemerintah menyiapkan sekitar 800 unit hunian untuk menampung warga terdampak.
Meskipun awalnya dirancang dalam bentuk rumah susun (rusun), tetapi pemerintah juga mempertimbangkan opsi rumah tapak. Pembangunan ditargetkan mulai pada Mei 2026 dan rampung pada Juni 2026.
Selain hunian, pemerintah juga akan menyediakan fasilitas dasar seperti sanitasi (MCK) yang layak guna meningkatkan kualitas hidup warga. Program ini menjadi bagian dari target pembangunan 3 juta rumah yang difokuskan untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang selama ini tinggal di kawasan berisiko tinggi, termasuk sepanjang jalur rel kereta api.
(jon)
Lihat Juga :