Hadapi Krisis Energi, JK Minta Pemerintah Pertimbangkan Kurangi Subsidi BBM

Minggu, 05 April 2026 - 19:02 WIB
loading...
Hadapi Krisis Energi,...
Wapres ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan untuk mengurangi subsidi BBM. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan untuk mengurangi subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi masyarakat. Langkah ini dalam rangka menekan defisit negara.

Hal ini dikatakan JK merespons krisis energi yang belakangan tengah menjadi perhatian imbas adanya perang yang terjadi di Timur Tengah, antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran.

"Kita minta bahwa, agar dipertimbangkan untuk mengurangi defisit, mengurangi utang dengan cara mengurangi subsidi. Karena mengurangi subsidi berarti menaikkan harga. Dan itu dilakukan di banyak negara," kata JK di kediamannya Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Minggu (5/4/2026).

Baca juga: Harga BBM Tak Naik, Purbaya Ungkap Subsidi Energi Bisa Bengkak Rp100 Triliun

JK melihat jika harga BBM itu tetap murah seperti sekarang ini, hal itu justru membuat orang cenderung tidak berhemat. Mobilisasi dengan kendaraan akan terus dilakukan karena harga BBM masih terjangkau. "Di samping itu subsidi akan meningkat terus. Nah kalau meningkat terus maka utang naik terus," ujarnya.

JK melihat, tidak menaikkan harga BBM disaat krisis energi ini memang bagus, tapi ini hanya bersifat sementara. Tanpa disadari, kata JK, utang negara akan terus menumpuk karena harus menanggung subsidi BBM ini. "Itu yang paling berbahaya untuk kita semua. Kalau utang semua kita kena. Ah itu masalah utang, masalah energi," tuturnya.

Lihat video: Indonesia Krisis Energi? Rusia Siap Pasok BBM ke Indonesia Jika Dibutuhkan


JK memahami jika kebijakan ini justru akan menimbulkan gejolak protes di tengah masyarakat. Tapi, dia memandang gejolak ini akan bisa ditahan apabila pemerintah dapat menyampaikan dengan baik kepada masyarakat. Terlebih, situasi ini juga disebabkan bukan datang dari dalam negeri, tapi kondisi global yang memaksa hal tersebut.

"Pengalaman saya 20 tahun memang kalau dijelaskan kepada rakyat dengan baik, rakyat akan menerima. 2005, 2014, tidak ada demo karena kita jelaskan dengan baik. Apalagi ini masalah eksternal," tuturnya.

"Eksternal itu artinya terpaksa bagi kita terpaksa karena dari luar. Jadi saya baru dari beberapa negara ASEAN, diundang, ya untuk bicara tentang ini. Semua naikkan, di Thailand, di Malaysia, di Vietnam. Tidak ada demo apa-apa, karena mereka masyarakat memahami bahwa ini terpaksa dilakukan untuk mengurangi beban pemerintah tahun ini," kata dia.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komisi VI DPR: Kenaikan...
Komisi VI DPR: Kenaikan Harga BBM Dilakukan Tiba-tiba, Kami Belum dapat Informasi
Momen Prabowo Bincang...
Momen Prabowo Bincang dengan Megawati, Gibran, hingga JK saat Hari Lahir Pancasila
Eks Waketum Projo Sebut...
Eks Waketum Projo Sebut Jokowi dan PSI Akan Babak Belur usai Serang JK Pakai Isu SARA
Jusuf Kalla Gelar Tasyakuran...
Jusuf Kalla Gelar Tasyakuran Milad ke-84, Sudirman Said: Semuanya Mendoakan Pak JK Sehat
Pengacara GAMKI Tegaskan...
Pengacara GAMKI Tegaskan Laporan Terhadap JK Bukan Berniat Menghukum
Pengacara JK Ungkap...
Pengacara JK Ungkap Dua Dugaan Pidana Kasus Ade Armando Cs
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Rekomendasi
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Krakatau Posco Tanamkan...
Krakatau Posco Tanamkan Budaya Keselamatan kepada Generasi Muda
Berita Terkini
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Pimpinan Lembaga Antirasuah...
Pimpinan Lembaga Antirasuah Diduga Terseret Kasus MBG, Ini Tanggapan KPK
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
Ojol Dipastikan Dapat...
Ojol Dipastikan Dapat Subsidi BBM, Taksi Online Belum Jelas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved