Langkah Maju Tifa dan Roy Pasca Hengkangnya Rismon

Selasa, 31 Maret 2026 - 06:29 WIB
loading...
A A A
Delegitimasi ilmiah Rismon tidak menghentikan, melainkan menggeser gerakan dr Tifa dan Roy Suryo, tetapi menggesernya ke bentuk yang lebih cair—dan lebih rentan terhadap distorsi. Claire Wardle dan Hossein Derakhshan dalam Information Disorder (2017) menggambarkan bagaimana misinformasi, disinformasi, dan malinformasi saling berkelindan dalam ekosistem digital.

Ancaman Baru: Manipulasi Berbasis AI


Perkembangan terbaru menunjukkan eskalasi yang lebih serius. Roy Suryo (30/03/2026) mengungkap adanya dugaan orkestrasi disinformasi melalui penggunaan nomor palsu yang mencatut nama dr. Tifa untuk skema restorative justice. Terdapat pula amplifikasi diduga konten hoaks dengan penggunaan teknologi alih suara dan kecerdasan buatan (AI) untuk menciptakan ilusi otoritas—misalnya dengan mencatut figur publik dan jurnalis televisi—serta kemunculan video manipulatif berbasis AI.

Fenomena ini menandai pergeseran penting: dari perdebatan fakta menuju manipulasi realitas. Teknologi AI memungkinkan reproduksi otoritas secara artifisial—menciptakan ilusi keabsahan yang sulit dibedakan dari kenyataan.

Pada titik ini, kebenaran publik tidak lagi hanya soal benar atau salah, tetapi juga tentang siapa yang paling mampu mereproduksi narasi secara masif dan meyakinkan.

Indikasi adanya pola sistematis dalam produksi dan penyebaran informasi menunjukkan bahwa konflik telah memasuki babak baru: kontestasi realitas di ruang digital. Dalam kerangka epistemologi digital, fenomena ini menegaskan bahwa kebenaran publik tidak lagi ditentukan semata oleh validitas metodologis, melainkan juga oleh kemampuan untuk melakukan reproduksi narasi secara masif dan persuasif.

Langkah ke Depan: Dari Defensif ke Rekonstruktif


Polemik ini semestinya tidak berhenti pada konflik personal. Ia membuka ruang refleksi yang lebih luas: tentang batas antara transparansi publik versus pencemaran nama baik, serta antara kritik ilmiah versus standar pembuktian hukum. Jika direposisi, gerakan ini selayaknya bergeser dari serangan terhadap individu menuju advokasi sistemik: memperkuat transparansi institusi publik dan memperjelas batas antara kritik berbasis data dan fitnah.

Dalam situasi ini, strategi lama tidak lagi memadai. Yang dibutuhkan adalah rekonstruksi kredibilitas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sidang Ijazah Jokowi,...
Sidang Ijazah Jokowi, Tim Advokasi Roy Suryo Minta KY Awasi Hakim: Khawatir Ada Intervensi
Persoalkan Penetapan...
Persoalkan Penetapan Tersangka, Sidang Praperadilan Kedua Roy Suryo Digelar Hari Ini
Dilaporkan Roy Suryo...
Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi, Lechumanan: Saya Kepengin Cepat Diperiksa
Indonesia Menggugat:...
Indonesia Menggugat: Perlawanan Dokter Tifa dalam Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu Joko Widodo
Dokter Tifa Sebut Dakwaan...
Dokter Tifa Sebut Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi Salah Objek dan Salah Orang, Minta Hakim Tolak JPU
Jaksa Minta Lanjutan...
Jaksa Minta Lanjutan Sidang Dokter Tifa Digelar 2 Pekan Lagi, Hakim Menolak
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Hakim Jadwalkan Putusan Praperadilan ke-2 Roy Suryo pada 20 Juli 2026
Persoalkan Penerapan...
Persoalkan Penerapan Pasal 32 UU ITE, Roy Suryo Minta Status Tersangka Tidak Sah
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Polda Metro: Tak Serta Merta Penyidikan Jadi Tidak Sah
Rekomendasi
Semifinal Piala Dunia...
Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol, Inggris Tantang Argentina, Siapa Menang?
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
Berita Terkini
Langkah Menhut Dinilai...
Langkah Menhut Dinilai Berhasil Pulihkan Kepercayaan Investor Perdagangan Karbon
Kejagung Pelajari Alat...
Kejagung Pelajari Alat Bukti Kasus Febrie Adriansyah dari Polri
MAKI Sebut Pelimpahan...
MAKI Sebut Pelimpahan Penanganan Perkara Febrie Ardiansyah Tabrak KUHAP Baru
Lantik Pengurus Golkar...
Lantik Pengurus Golkar Aceh, Bahlil Instruksikan Konsolidasi dan Tambah Kursi Legislatif
Belum Ditahan, di Mana...
Belum Ditahan, di Mana Febrie Adriansyah usai Jadi Tersangka Korupsi?
ASN Diizinkan Antar...
ASN Diizinkan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Menteri PANRB: Tak Boleh Mengurangi Kualitas Pelayanan Publik
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved