Bakal Jalani Operasi Lagi, Nadiem Makarim Kembali Ajukan Penangguhan Tahanan

Senin, 30 Maret 2026 - 16:16 WIB
loading...
Bakal Jalani Operasi...
Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim di sela persidangan di PN Jakarta Pusat, Senin (30/3/2026). Foto/Yuwantoro Winduajie
A A A
JAKARTA - Tim penasihat hukum eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim mengajukan permohonan penangguhan penahanan di tengah proses persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook.

Permohonan tersebut disampaikan seiring kondisi kesehatan Nadiem yang masih membutuhkan penanganan medis lanjutan termasuk rencana operasi berikutnya.

Salah satu anggota tim penasihat hukum, Zaid Mushafi, mengatakan pihaknya telah tiga kali mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Kali ini tim penasihat hukum kembali mengajukan permohonan peralihan status penahanan kepada majelis hakim untuk kali keempat.

Baca juga: Sidang Kasus Chromebook Nadiem Makarim, JPU Hadirkan Ahli dari Dirjen Pajak

“Iya, kita dari tim penasihat hukum sudah mengajukan lagi tentunya untuk peralihan status tahanan. Ini didasari surat keterangan rumah sakit dan juga keterangan dokter. Dulu majelis hakim sedang bermusyawarah, tapi kita ajukan terus,” ujarnya di sela sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (30/3/2026).

Menurut dia, saat ini majelis hakim masih melakukan musyawarah atas permohonan tersebut. Pihaknya berharap permohonan itu dapat dikabulkan dengan pertimbangan kemanusiaan. “Dengan alasan kemanusiaan, mudah-mudahan permohonan ini akan dikabulkan oleh majelis hakim,” katanya.

Lihat video: Sidang Nadiem: Vendor Akui Diinfo Pihak Google terkait Pengadaan Chromebook


Meski demikian, Zaid menyebut pengajuan peralihan status tahanan tidak akan mengurangi komitmen kliennya dalam menjalani proses hukum.

“Peralihan status tahanan ini tidak akan mengendorkan semangat Pak Nadiem untuk membuktikan dirinya tidak melakukan korupsi,” urainya.

Sebelumnya, dalam persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Purwanto S Abdullah pada Senin (30/3/2026), Nadiem mengungkapkan dirinya baru saja menjalani operasi keempat sekitar enam hari sebelum sidang.

Ia harus menjalani satu tindakan operasi lanjutan. Nadiem juga menyampaikan dirinya sempat menjalani pembantaran penahanan selama masa perawatan, yakni sejak 14 hingga 29 Maret 2026.

Meski kondisi kesehatannya belum sepenuhnya pulih, Nadiem memastikan tetap siap mengikuti jalannya persidangan. “Pertama, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir batin. Hari ini saya siap mengikuti siding namun sekitar enam hari lalu saya menjalani operasi keempat dan ternyata ada kemunduran sehingga harus mengulang lagi dari awal. Masih ada satu tindakan operasi lagi yang harus dilakukan,” ujar Nadiem.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sidang Putusan Perkara...
Sidang Putusan Perkara Chromebook Digelar 30 Juni, Nadiem: Saya Harap Keputusannya Bebas
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikabulkan Penangguhan Penahannya, Kubu Jokowi Buka Suara
6 Poin Pernyataan Roy...
6 Poin Pernyataan Roy Suryo dan Dokter Tifa setelah Penahanan Ditangguhkan
Tak Ditahan, Roy Suryo...
Tak Ditahan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikenakan Wajib Lapor
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan...
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan, Dokter Tifa: Kebenaran Tak Padam di Negara Kita
Polda Metro: Penangguhan...
Polda Metro: Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tanggung Jawab Jaksa
50 Tokoh Jamin Roy Suryo...
50 Tokoh Jamin Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Kabur, Penangguhan Penahanan Diajukan
Richard Lee Ajukan Penangguhan...
Richard Lee Ajukan Penangguhan Penahanan karena Sakit, Istri Jadi Jaminan
Rekomendasi
True Love In Disguise,...
'True Love In Disguise', Drama China Romantis tentang Kencan Buta Penuh Rahasia di V+Short
Mutasi Polri, AKBP Rulian...
Mutasi Polri, AKBP Rulian Syauri Jabat Kapolres Malang, Kombes Putu Kholis Jadi Kapolres Bekasi Kota
10 Tips Bermain Mobile...
10 Tips Bermain Mobile Legends ala King Zilong, Bikin Tim Lebih Solid dan Auto Win
Berita Terkini
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Golkar Tak Takut Pemilih Pindah ke PSI
DPR Upayakan Formula...
DPR Upayakan Formula TKD Tetap Adil, Rasional, dan Berpihak ke Daerah
Mensesneg Sebut Prabowo...
Mensesneg Sebut Prabowo Monitor Kasus 3 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal
Penyidik KPK Limpahkan...
Penyidik KPK Limpahkan Berkas Perkara Budiman Bayu Prasojo Tersangka Bea Cukai ke JPU
Citra Positif Polri...
Citra Positif Polri Meningkat, Pakar: Masyarakat Rasakan Perubahan Kinerja Kepolisian
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
Infografis
5 Alasan Tom Lembong...
5 Alasan Tom Lembong Ajukan Banding atas Vonis 4,5 Tahun Penjara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved