Prabowo Bertemu Menteri Keamanan China, Tingkatkan Kemitraan Strategis lewat BIN
Sabtu, 28 Maret 2026 - 08:19 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto menerima Minister of State Security (MSS) atau Menteri Keamanan China Chen Yi Xin di Istana Negara, Jakarta, Jumat (27/3/2026). Foto: Setkab
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menerima Minister of State Security (MSS) atau Menteri Keamanan China Chen Yi Xin di Istana Negara, Jakarta, Jumat (27/3/2026). Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut membahas mengenai peningkatan kerja sama antarnegara dalam menjaga stabilitas keamanan kawasan.
Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menuturkan pihak China menyampaikan harapan untuk memperkuat kerja sama dengan negara-negara sahabat dalam memelihara dan meningkatkan stabilitas keamanan.
Baca juga: Prabowo Bertemu Menteri Keamanan Negara China, Bahas Geopolitik Dunia
“Chen mengutarakan harapan RRT untuk bersama dengan negara-negara sahabat membangun kerja sama guna memelihara dan meningkatkan stabilitas keamanan di Asia maupun dunia,” ujar Teddy, Sabtu (28/3/2026).
Kepala negara menegaskan pentingnya stabilitas keamanan bagi Indonesia. Hal tersebut menjadi fondasi utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“Menyambut harapan pihak RRT, Presiden Prabowo mengedepankan kembali pandangan Indonesia tentang pentingnya arti stabilitas kawasan bagi Indonesia dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan,” kata Teddy.
Sejalan dengan itu, Prabowo menyambut baik peluang peningkatan kerja sama antara Indonesia dan China yang diharapkan dapat memberikan manfaat yang setara dan saling menguntungkan bagi kedua negara, khususnya dalam bidang keamanan.
Salah satu fokus penguatan kerja sama ke depan antara kedua negara yakni dalam meningkatkan kemitraan strategis antara MSS dan Badan Intelijen Negara (BIN). Hal ini sejalan dengan visi strategis Presiden Prabowo dalam memperkuat keamanan nasional di tengah dinamika geopolitik global.
“Peningkatan hubungan baik serta kerja sama MSS dengan BIN di masa depan menjadi bagian dari kebijakan luar negeri pemerintahan Presiden Prabowo yang memiliki visi meningkatkan keamanan nasional Indonesia di tengah dinamika geopolitik pada tatanan multipolar melalui peran aktif di berbagai dimensi hubungan internasional,” ungkapnya.
Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut yakni Kepala BIN Jenderal TNI (Purn) M Herindra.
Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menuturkan pihak China menyampaikan harapan untuk memperkuat kerja sama dengan negara-negara sahabat dalam memelihara dan meningkatkan stabilitas keamanan.
Baca juga: Prabowo Bertemu Menteri Keamanan Negara China, Bahas Geopolitik Dunia
“Chen mengutarakan harapan RRT untuk bersama dengan negara-negara sahabat membangun kerja sama guna memelihara dan meningkatkan stabilitas keamanan di Asia maupun dunia,” ujar Teddy, Sabtu (28/3/2026).
Kepala negara menegaskan pentingnya stabilitas keamanan bagi Indonesia. Hal tersebut menjadi fondasi utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“Menyambut harapan pihak RRT, Presiden Prabowo mengedepankan kembali pandangan Indonesia tentang pentingnya arti stabilitas kawasan bagi Indonesia dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan,” kata Teddy.
Sejalan dengan itu, Prabowo menyambut baik peluang peningkatan kerja sama antara Indonesia dan China yang diharapkan dapat memberikan manfaat yang setara dan saling menguntungkan bagi kedua negara, khususnya dalam bidang keamanan.
Salah satu fokus penguatan kerja sama ke depan antara kedua negara yakni dalam meningkatkan kemitraan strategis antara MSS dan Badan Intelijen Negara (BIN). Hal ini sejalan dengan visi strategis Presiden Prabowo dalam memperkuat keamanan nasional di tengah dinamika geopolitik global.
“Peningkatan hubungan baik serta kerja sama MSS dengan BIN di masa depan menjadi bagian dari kebijakan luar negeri pemerintahan Presiden Prabowo yang memiliki visi meningkatkan keamanan nasional Indonesia di tengah dinamika geopolitik pada tatanan multipolar melalui peran aktif di berbagai dimensi hubungan internasional,” ungkapnya.
Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut yakni Kepala BIN Jenderal TNI (Purn) M Herindra.
(jon)
Lihat Juga :