Tinjau Ketersediaan BBM di Jateng, Bahlil Pastikan Pasokan Aman
Kamis, 26 Maret 2026 - 17:16 WIB
loading...
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meninjau ketersediaan BBM pada salah satu SPBU di daerah Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (26/3/2026). Foto: Tangkapan layar
A
A
A
JAWA TENGAH - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam kondisi aman sebelum dan sesudah Idulfitri 1447 H. Bahkan, kata dia, pasokan BBM akan tersedia dalam beberapa hati ke depan.
Hal itu dipastikan Bahlil saat meninjau ketersediaan BBM pada salah satu SPBU di daerah Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (26/3/2026). "Saya yakinkan kepada Bapak-Ibu semua, insyaallah kita juga dalam kondisi yang sampai dengan beberapa hari, itu insyaallah dalam kondisi yang baik," ujar Bahlil usai melakukan tinjauan.
Bahlil menegaskan, Pemerintah akan terus menjaga pasokan dan harga energi dalam negeri di tengah gejolak konflik di Timur Tengah. "Kita bersyukur kepada Allah, atas perintah Bapak Presiden dan dukungan rakyat, hari ini BBM di negara kita tercinta, baik daripada bensin, solar, maupun LPG, terpenuhi dengan baik," katanya.
Bahlil menyampaikan, sejumlah negara tetangga sudah masuk dalam kondisi darurat. Namun, ia memastikan, pasokan energi khususnya solar dalam negeri dalam kondisi aman.
"Harus saya yakinkan kepada rakyat Indonesia bahwa solar kita, insyaallah tidak lagi kita lakukan impor. Jadi, clear," ujar Bahlil.
"BBM berbentuk bensin, sebagian 50% kita masih impor, sebagian kita dalam negeri. Tetapi kita sudah mencari alternatif-alternatifnya, termasuk crude-nya. LPG kita masih impor kurang lebih sekitar 70% dari total kebutuhan kita," pungkasnya.
Hal itu dipastikan Bahlil saat meninjau ketersediaan BBM pada salah satu SPBU di daerah Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (26/3/2026). "Saya yakinkan kepada Bapak-Ibu semua, insyaallah kita juga dalam kondisi yang sampai dengan beberapa hari, itu insyaallah dalam kondisi yang baik," ujar Bahlil usai melakukan tinjauan.
Bahlil menegaskan, Pemerintah akan terus menjaga pasokan dan harga energi dalam negeri di tengah gejolak konflik di Timur Tengah. "Kita bersyukur kepada Allah, atas perintah Bapak Presiden dan dukungan rakyat, hari ini BBM di negara kita tercinta, baik daripada bensin, solar, maupun LPG, terpenuhi dengan baik," katanya.
Bahlil menyampaikan, sejumlah negara tetangga sudah masuk dalam kondisi darurat. Namun, ia memastikan, pasokan energi khususnya solar dalam negeri dalam kondisi aman.
"Harus saya yakinkan kepada rakyat Indonesia bahwa solar kita, insyaallah tidak lagi kita lakukan impor. Jadi, clear," ujar Bahlil.
"BBM berbentuk bensin, sebagian 50% kita masih impor, sebagian kita dalam negeri. Tetapi kita sudah mencari alternatif-alternatifnya, termasuk crude-nya. LPG kita masih impor kurang lebih sekitar 70% dari total kebutuhan kita," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :