Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies: Harus Diwujudkan Seluruh Aparat
Sabtu, 21 Maret 2026 - 23:49 WIB
loading...
A
A
A
Anies juga menilai peristiwa tersebut tidak mungkin dilakukan secara sporadis oleh satu atau dua orang, melainkan menunjukkan indikasi kuat adanya perencanaan dan pengorganisasian. "Dari awal ini bukan kriminal biasa. Tidak mungkin hanya dikerjakan oleh satu dua orang secara sporadik. Ini terlihat sekali terencana, terorganisir," ujarnya.
Capres 2024 ini berharap negara hadir untuk membuktikan komitmennya dalam melindungi kebebasan berbicara, menjaga demokrasi, serta menegakkan keadilan. "Peristiwa ini harus diselidiki sampai pada pemberi perintahnya dan harus dielaborasi mengapa ada perintah itu," katanya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus merupakan tindakan kriminal serius yang tergolong sebagai terorisme dan harus diusut hingga ke dalang di balik peristiwa itu. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat sesi tanya jawab bersama jurnalis.
"Ini adalah terorisme. Ini tindakan biadab. Harus kita kejar. Harus kita usut. Harus kita usut!" tegas Prabowo.
Presiden Prabowo menekankan, penegakan hukum tidak boleh berhenti pada pelaku di lapangan, melainkan harus mampu mengungkap aktor intelektual di balik peristiwa tersebut. "(Termasuk) siapa yang menyuruh, siapa yang membayar," ujarnya.
Capres 2024 ini berharap negara hadir untuk membuktikan komitmennya dalam melindungi kebebasan berbicara, menjaga demokrasi, serta menegakkan keadilan. "Peristiwa ini harus diselidiki sampai pada pemberi perintahnya dan harus dielaborasi mengapa ada perintah itu," katanya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus merupakan tindakan kriminal serius yang tergolong sebagai terorisme dan harus diusut hingga ke dalang di balik peristiwa itu. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat sesi tanya jawab bersama jurnalis.
"Ini adalah terorisme. Ini tindakan biadab. Harus kita kejar. Harus kita usut. Harus kita usut!" tegas Prabowo.
Presiden Prabowo menekankan, penegakan hukum tidak boleh berhenti pada pelaku di lapangan, melainkan harus mampu mengungkap aktor intelektual di balik peristiwa tersebut. "(Termasuk) siapa yang menyuruh, siapa yang membayar," ujarnya.
Lihat Juga :