Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Menag: Puasa Perkuat Empati dan Peduli
Jum'at, 20 Maret 2026 - 13:42 WIB
loading...
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak umat Islam untuk menjadikan Idulfitri sebagai momentum memperkuat empati dan kepedulian sosial. Foto: Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak umat Islam untuk menjadikan Idulfitri sebagai momentum memperkuat empati dan kepedulian sosial. Menurutnya, Ramadan bukan hanya sekadar ritual menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter yang lebih peduli dan berempati.
“Puasa adalah proses mengasah kepekaan sosial. Di balik rasa lapar dan dahaga, tersimpan pesan kuat tentang empati kepada sesama dan kepedulian pada mereka yang kekurangan,” demikian disampaikan Menag dalam pesan Idulfitri 1 Syawal 1447 H di Jakarta, Jumat (20/3/2026).
Menag menjelaskan, gema takbir yang berkumandang menandai berakhirnya Ramadan sekaligus menjadi simbol kemenangan spiritual, yaitu kemampuan menjaga nilai-nilai Ramadan sampai sebelas bulan mendatang.
Baca juga: Muhadjir Tegaskan Perbedaan Lebaran Muhammadiyah Bukan Bentuk Tak Taat Pemerintah
“Puasa adalah proses mengasah kepekaan sosial. Di balik rasa lapar dan dahaga, tersimpan pesan kuat tentang empati kepada sesama dan kepedulian pada mereka yang kekurangan,” demikian disampaikan Menag dalam pesan Idulfitri 1 Syawal 1447 H di Jakarta, Jumat (20/3/2026).
Menag menjelaskan, gema takbir yang berkumandang menandai berakhirnya Ramadan sekaligus menjadi simbol kemenangan spiritual, yaitu kemampuan menjaga nilai-nilai Ramadan sampai sebelas bulan mendatang.
Baca juga: Muhadjir Tegaskan Perbedaan Lebaran Muhammadiyah Bukan Bentuk Tak Taat Pemerintah
Lihat Juga :