Selesaikan Konflik di Papua, Pemerintah Harus Lakukan Pendekatan Holistik
Jum'at, 18 September 2020 - 14:41 WIB
loading...
Komisi I DPR prihatin dan berbelasungkawa atas meninggalnya anggota TNI Serka Sahlan pada Kamis (17/9/2020) di Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) prihatin dan berbelasungkawa atas meninggalnya anggota TNI Serka Sahlan pada Kamis (17/9/2020) di Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua . Almarhum diduga ditembak oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).
(Baca juga: KKB di Papua Kembali Berulah, Warga Sipil dan TNI Jadi Korban)
Sebelumnya, KKB juga menyerang tukang ojek bernama Badawi hingga meninggal dunia. Anggota Komisi I DPR Sukamta mengatakan, penyerangan beruntun ini perlu ditangani secara serius agar tidak ada korban jiwa lagi.
(Baca juga: Kontak Tembak dengan OPM, 1 Anggota Koramil Hitadipa Papua Gugur)
"Pada tahun 2020 menurut keterangan Polda Papua terjadi 46 kali serangan KKB. Jika dihitung dengan kejadian terakhir, kurang lebih 11 korban meninggal dan 25 orang terluka," ujar Sukamta melalui keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Jumat (18/9/2020).
(Baca juga: KKB di Papua Kembali Berulah, Warga Sipil dan TNI Jadi Korban)
Sebelumnya, KKB juga menyerang tukang ojek bernama Badawi hingga meninggal dunia. Anggota Komisi I DPR Sukamta mengatakan, penyerangan beruntun ini perlu ditangani secara serius agar tidak ada korban jiwa lagi.
(Baca juga: Kontak Tembak dengan OPM, 1 Anggota Koramil Hitadipa Papua Gugur)
"Pada tahun 2020 menurut keterangan Polda Papua terjadi 46 kali serangan KKB. Jika dihitung dengan kejadian terakhir, kurang lebih 11 korban meninggal dan 25 orang terluka," ujar Sukamta melalui keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Jumat (18/9/2020).
Lihat Juga :