Orang Tua Siswa Datangi KPAI, Perjuangkan Hak Pendidikan 500 Lebih Siswa SMK IDN Bogor

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:34 WIB
loading...
Orang Tua Siswa Datangi...
Puluhan orang tua siswa dari SMK IDN Bogor Jawa Barat mendatangi Kantor KPAI, Jakarta. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Puluhan orang tua siswa dari SMK IDN Bogor Jawa Barat mendatangi kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Kedatangan para orang tua siswa tersebut untuk memperjuangkan hak pendidikan lebih dari 500 siswa yang terdampak pembatalan izin operasional sekolah tersebut.

Sekitar 30 perwakilan wali murid hadir dalam audiensi dan mediasi yang berlangsung di Kantor KPAI. Mereka meminta negara hadir memberikan solusi atas ketidakpastian masa depan pendidikan anak-anak mereka setelah terbitnya Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang membatalkan izin operasional SMK IDN Bogor.

Kebijakan tersebut dinilai berdampak serius bagi para siswa, terutama karena terjadi di masa krusial pendidikan, saat siswa tengah menghadapi ujian sekolah serta proses seleksi masuk perguruan tinggi. Dalam sesi mediasi, para orang tua menyampaikan bahwa keputusan tersebut tidak hanya berdampak administratif, tetapi juga menimbulkan tekanan psikologis dan ketidakpastian masa depan bagi ratusan siswa yang selama ini berprestasi.

Baca juga: Polri Ungkap 38.934 Kasus Narkoba Sepanjang 2025, KPAI: Lindungi Anak dan Selamatkan Bangsa

“Anak-anak kami sedang berjuang menyiapkan masa depan. Tiba-tiba sekolah mereka dihentikan operasionalnya. Kami meminta solusi yang adil agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan,” ujar salah satu perwakilan wali murid, Siti Malahayati, Sabtu (14/3/2026).

Para orang tua menegaskan SMK IDN bukan sekadar bangunan sekolah, melainkan ruang pendidikan yang telah terbukti mencetak prestasi. Sekolah tersebut memiliki Akreditasi A dan dikenal menghasilkan berbagai prestasi internasional di bidang teknologi dan digital.

Lihat video: Komisioner KPAI Ungkap Faktor Pengaruh Pelajar jadi Pelaku Kriminal


Sebagai bentuk protes dan aspirasi, para orang tua juga membawa sejumlah spanduk yang mencerminkan kegelisahan mereka terhadap masa depan anak-anak mereka, di antaranya bertuliskan:

“Prestasi Internasional, Kebijakan Anda Irrasional.” “Mendunia Masa Depan, Malah Terancam.” dan “Tinta pada SK Bapak, Menghapus Masa Depan Kami.”

Para wali murid menegaskan mereka tidak datang untuk berkonfrontasi dengan pemerintah daerah, melainkan memohon solusi yang adil dan proporsional agar hak pendidikan ratusan siswa tetap terlindungi dan lulus sekolah dengan normal. “Pendidikan adalah investasi bangsa. Jangan sampai masa depan anak-anak terhenti hanya karena persoalan administratif,” tegasnya.

Melalui audiensi ini, para orang tua berharap Komisi Perlindungan Anak Indonesia dapat memberikan perhatian serius dan mendorong solusi yang memastikan keberlanjutan pendidikan bagi lebih dari 500 siswa SMK IDN Bogor.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
KPAI Soroti Juri Cerdas...
KPAI Soroti Juri Cerdas Cermat 4 Pilar MPR, Ingatkan Prinsip Adil dan Nondiskriminatif
HUT ke-1, Puspadaya...
HUT ke-1, Puspadaya Ajak Masyarakat Saksikan Pemutaran Dokumentasi Jejak Langkah
KPAI Ungkap Trauma Psikologis...
KPAI Ungkap Trauma Psikologis Korban Keracunan MBG di Jakarta Timur
Kabar Duka, Ketua KPAI...
Kabar Duka, Ketua KPAI Margaret Aliyatul Maimunah Meninggal Dunia
KPAI Minta Penyebab...
KPAI Minta Penyebab Kematian Siswa yang Diduga Dianiaya Oknum Brimob di Maluku Diungkap
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
Ini Respons KPAI usai...
Ini Respons KPAI usai Didatangi Ruben Onsu yang Adukan Polemik Hak Asuh Anak
Wujudkan Ruang Aman...
Wujudkan Ruang Aman bagi Anak, Ibu-Ibu di Bajawa Dibekali Edukasi Pengasuhan dan Kesehatan
Rekomendasi
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved