Orang Tua Siswa Datangi KPAI, Perjuangkan Hak Pendidikan 500 Lebih Siswa SMK IDN Bogor
Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:34 WIB
loading...
A
A
A
Para orang tua menegaskan SMK IDN bukan sekadar bangunan sekolah, melainkan ruang pendidikan yang telah terbukti mencetak prestasi. Sekolah tersebut memiliki Akreditasi A dan dikenal menghasilkan berbagai prestasi internasional di bidang teknologi dan digital.
Lihat video: Komisioner KPAI Ungkap Faktor Pengaruh Pelajar jadi Pelaku Kriminal
Sebagai bentuk protes dan aspirasi, para orang tua juga membawa sejumlah spanduk yang mencerminkan kegelisahan mereka terhadap masa depan anak-anak mereka, di antaranya bertuliskan:
“Prestasi Internasional, Kebijakan Anda Irrasional.” “Mendunia Masa Depan, Malah Terancam.” dan “Tinta pada SK Bapak, Menghapus Masa Depan Kami.”
Para wali murid menegaskan mereka tidak datang untuk berkonfrontasi dengan pemerintah daerah, melainkan memohon solusi yang adil dan proporsional agar hak pendidikan ratusan siswa tetap terlindungi dan lulus sekolah dengan normal. “Pendidikan adalah investasi bangsa. Jangan sampai masa depan anak-anak terhenti hanya karena persoalan administratif,” tegasnya.
Melalui audiensi ini, para orang tua berharap Komisi Perlindungan Anak Indonesia dapat memberikan perhatian serius dan mendorong solusi yang memastikan keberlanjutan pendidikan bagi lebih dari 500 siswa SMK IDN Bogor.
Lihat video: Komisioner KPAI Ungkap Faktor Pengaruh Pelajar jadi Pelaku Kriminal
Sebagai bentuk protes dan aspirasi, para orang tua juga membawa sejumlah spanduk yang mencerminkan kegelisahan mereka terhadap masa depan anak-anak mereka, di antaranya bertuliskan:
“Prestasi Internasional, Kebijakan Anda Irrasional.” “Mendunia Masa Depan, Malah Terancam.” dan “Tinta pada SK Bapak, Menghapus Masa Depan Kami.”
Para wali murid menegaskan mereka tidak datang untuk berkonfrontasi dengan pemerintah daerah, melainkan memohon solusi yang adil dan proporsional agar hak pendidikan ratusan siswa tetap terlindungi dan lulus sekolah dengan normal. “Pendidikan adalah investasi bangsa. Jangan sampai masa depan anak-anak terhenti hanya karena persoalan administratif,” tegasnya.
Melalui audiensi ini, para orang tua berharap Komisi Perlindungan Anak Indonesia dapat memberikan perhatian serius dan mendorong solusi yang memastikan keberlanjutan pendidikan bagi lebih dari 500 siswa SMK IDN Bogor.
(cip)
Lihat Juga :