Jusuf Kalla Bareng Para Mantan Dubes Bahas Situasi Timur Tengah hingga BoP

Jum'at, 13 Maret 2026 - 01:34 WIB
loading...
A A A


Poin keempat, yakni membahas peranan diplomasi Indonesia di wilayah Timur Tengah. Ia menyebut Indonesia memiliki potensi besar untuk berperan lebih aktif dalam mendorong perdamaian, termasuk kemungkinan menginisiasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT).

"Karena apa? Karena Indonesia mempunyai pengalaman yang luar biasa dalam isu-isu perdamaian termasuk Bapak Jusuf Kalla sendiri adalah tokoh yang luar biasa dalam mencapai perdamaian baik di luar negeri maupun juga di dalam negeri," sambungnya.

Sementara itu, Jusuf Kalla menyebut pertemuan itu sebagai ajang pertukaran pandangan antara para mantan duta besar yang selama ini aktif mengamati kebijakan luar negeri. "Ini untuk juga tentu membahas situasi dunia dan juga kebijakan kita tentang situasi itu tanggapan-tanggapannya," kata JK.

JK menegaskan bahwa kebijakan luar negeri Indonesia harus tetap berpegang pada prinsip bebas aktif. "Kita menganggap bahwa kebijakan kita mestinya selalu berpegang kepada bebas aktif, berpegang kepada non-blok, berpegang kepada pertemuan luar biasa kita melaksanakan Konferensi Asia Afrika untuk kemerdekaan dan nasionalisme dari Asia Afrika seperti itu," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
Prabowo Terima Surat...
Prabowo Terima Surat Kepercayaan 9 Duta Besar Negara Sahabat
Wamenlu Ungkap Prabowo...
Wamenlu Ungkap Prabowo Minta Maaf soal Terlambat Menerima Surat Kepercayaan Dubes
Prabowo Tegaskan Politik...
Prabowo Tegaskan Politik Bebas Aktif saat Bertemu 8 Dubes di Istana
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Rekomendasi
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved