Menhub Perkirakan Lebih Dari 143 Juta Orang Mudik Lebaran 2026
Rabu, 11 Maret 2026 - 15:00 WIB
loading...
Menhub Dudy Purwagandhi, memperkirakan pergerakan masyarakat yang melakukan mudik pada Lebaran 2026 mencapai lebih dari 143 juta orang. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, memperkirakan pergerakan masyarakat yang melakukan mudik pada Lebaran 2026 mencapai lebih dari 143 juta orang. Angka ini menurun dibanding tahun lalu yang mencapai 146 juta orang.
Hal ini diungkapkan Dudy saat Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026). Angka ini didapat Dudy dari hasil survei yang dilakukan Kemenhub.
"Berdasarkan hasil survei pergerakan masyarakat pada angkutan Lebaran tahun 2026 tercatat mencapai 50,60% penduduk Indonesia atau setara dengan 143,91 juta orang," ungkap Dudy.
Dudy berkata, jumlah ini alami penurunan 1,75% dibanding musim mudik Lebaran 2025 yang mencapai 146 juta orang.
Baca juga: 52% Pemudik Gunakan Mobil dan Motor di Mudik Lebaran 2026
"Namun dalam realisasinya, jumlah pergerakan pada tahun 2025 justru mencapai 154 juta orang. Hal ini menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat, bahwa mobilitas masyarakat pada masa Lebaran cenderung melampaui angka yang diperkirakan dalam survei," tuturnya.
Lebih lanjut, Dudy mengatakan, daerah tujuan yang paling banyak dituju pemudik yakni Jawa Tengah dengan 38,71 juta orang. "Pergerakan terbesar berasal dari Jawa Barat sekitar 30,97 juta orang, diikuti DKI Jakarta dan Jawa Timur," ucap Dudy.
Lihat video: Diskon 30 Persen Tarif Tol Mudik Lebaran 2026
Dudy berkata, asal perjalanan pada tingkat kabupaten/kota didominasi wilayah padat penduduk seperti, Jakarta Timur sebesar 2,56 juta orang, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bekasi. Sedangkan tujuan banyak terkonsentrasi di kabupaten di wilayah Jawa Tengah.
"Pada lingkup Jabodetabek, daerah asal pergerakan masyarakat terbesar berada di Kabupaten Bogor sebesar 5,35 juta orang, disusul Kabupaten Tangerang. Sedangkan provinsi tujuan favorit masyarakat Jabodetabek adalah Jawa Tengah," pungkasnya.
Hal ini diungkapkan Dudy saat Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026). Angka ini didapat Dudy dari hasil survei yang dilakukan Kemenhub.
"Berdasarkan hasil survei pergerakan masyarakat pada angkutan Lebaran tahun 2026 tercatat mencapai 50,60% penduduk Indonesia atau setara dengan 143,91 juta orang," ungkap Dudy.
Dudy berkata, jumlah ini alami penurunan 1,75% dibanding musim mudik Lebaran 2025 yang mencapai 146 juta orang.
Baca juga: 52% Pemudik Gunakan Mobil dan Motor di Mudik Lebaran 2026
"Namun dalam realisasinya, jumlah pergerakan pada tahun 2025 justru mencapai 154 juta orang. Hal ini menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat, bahwa mobilitas masyarakat pada masa Lebaran cenderung melampaui angka yang diperkirakan dalam survei," tuturnya.
Lebih lanjut, Dudy mengatakan, daerah tujuan yang paling banyak dituju pemudik yakni Jawa Tengah dengan 38,71 juta orang. "Pergerakan terbesar berasal dari Jawa Barat sekitar 30,97 juta orang, diikuti DKI Jakarta dan Jawa Timur," ucap Dudy.
Lihat video: Diskon 30 Persen Tarif Tol Mudik Lebaran 2026
Dudy berkata, asal perjalanan pada tingkat kabupaten/kota didominasi wilayah padat penduduk seperti, Jakarta Timur sebesar 2,56 juta orang, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bekasi. Sedangkan tujuan banyak terkonsentrasi di kabupaten di wilayah Jawa Tengah.
"Pada lingkup Jabodetabek, daerah asal pergerakan masyarakat terbesar berada di Kabupaten Bogor sebesar 5,35 juta orang, disusul Kabupaten Tangerang. Sedangkan provinsi tujuan favorit masyarakat Jabodetabek adalah Jawa Tengah," pungkasnya.
(cip)
Lihat Juga :