Kenaikan Mendadak BBM Non Subsidi saat Bulan Puasa, PDIP: Menambah Beban Rakyat

Sabtu, 07 Maret 2026 - 19:54 WIB
loading...
Kenaikan Mendadak BBM...
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDIP Mufti Anam menyayangkan pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi secara mendadak di saat bulan Ramadan. Foto: Dok Sindonews
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDIP Mufti Anam menyayangkan pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi secara mendadak di saat bulan Ramadan. Kebijakan tersebut justru menambah beban masyarakat yang tengah menghadapi tekanan ekonomi.

“Saya terus terang kecewa dengan kenaikan harga BBM di tengah situasi ekonomi rakyat yang sedang tidak baik,” ujar Mufti dikutip Sabtu (7/3/2026).

Menurut dia, kenaikan harga BBM dilakukan pada momentum yang sensitif ketika masyarakat sedang menghadapi pelemahan daya beli, gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK), serta pertumbuhan UMKM yang belum sepenuhnya pulih.

“Di saat yang sama, kita masuk bulan Ramadan, momentum di mana kebutuhan rumah tangga justru melonjak. Harga bahan pokok sudah naik bahkan sebelum BBM naik,” katanya.

Mufti mencontohkan sejumlah komoditas seperti cabai, beras, dan minyak goreng yang harganya telah meningkat. Dengan kenaikan BBM, dia khawatir terjadi efek berantai terhadap ongkos distribusi yang pada akhirnya mendorong kenaikan harga bahan pokok lainnya.

“Sekarang BBM ikut naik. Saya tidak bisa membayangkan efek berantainya yang harus ditanggung rakyat. Begitu BBM naik, ongkos distribusi naik, harga bahan pokok ikut terdorong,” ungkapnya.

Politikus PDIP itu juga mempertanyakan alasan kenaikan harga BBM yang dikaitkan dengan memanasnya konflik di Timur Tengah. Dia menilai kebijakan penyesuaian harga tidak mungkin diambil secara mendadak tanpa perencanaan sebelumnya.

Mufti mengklaim bahwa rencana kenaikan harga BBM pada momentum Ramadan belum pernah disampaikan dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI.

“Jika memang sudah dirancang, kenapa tidak jujur dari awal. Kalau memang karena situasi global, kenapa responsnya seperti terburu-buru. Ini terkesan sembunyi-sembunyi dan sudah direncanakan, bukan karena perang,” kata Mufti.

“Jangan jadikan rakyat sebagai shock absorber setiap kali ada tekanan fiskal atau tekanan global. Rakyat ini bukan bantalan kebijakan,” ucapnya.

Mufti menegaskan Komisi VI DPR RI akan meminta penjelasan dari Pertamina terkait dasar perhitungan, waktu pengambilan keputusan, serta langkah mitigasi untuk menjaga daya beli masyarakat.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Rekomendasi
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Jepang Pesta Gol, Tunisia...
Jepang Pesta Gol, Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Penahanan dr Tifa: Babak...
Penahanan dr Tifa: Babak Baru atau Babak Terakhir
Dari Ploso, Gus Mashum...
Dari Ploso, Gus Mashum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Infografis
Imbas Perang Iran vs...
Imbas Perang Iran vs Israel, Subsidi BBM dan LPG Bisa Membengkak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved