Tax Payer Community: Uang Pajak Bukan untuk Perang

Jum'at, 06 Maret 2026 - 23:05 WIB
loading...
A A A
Setiap tahun, anggaran pertahanan Amerika Serikat mencapai ratusan miliar dolar. Dalam kondisi ekonomi yang masih menghadapi tekanan inflasi, kenaikan biaya hidup, krisis perumahan, serta kebutuhan reformasi layanan kesehatan dan pendidikan, pengeluaran perang dinilai berpotensi memperbesar defisit dan mengalihkan sumber daya dari kebutuhan domestik yang mendesak.

"Rakyat Amerika bekerja keras dan membayar pajak dengan harapan dana tersebut digunakan untuk memperbaiki kualitas hidup mereka, bukan untuk memperluas konflik bersenjata di luar negeri," kata Koni.

Ia menambahkan, perang hanya akan melahirkan penderitaan tanpa memberikan solusi jangka panjang.

Konflik di Iran juga dinilai meningkatkan ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah serta memicu ketidakpastian global. Eskalasi militer berpotensi menimbulkan korban sipil, krisis kemanusiaan, serta gangguan stabilitas kawasan.

Selain itu, ketegangan di sekitar Selat Hormuz dapat memicu lonjakan harga energi global. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan harga bahan bakar, memperburuk inflasi, serta menambah beban masyarakat berpenghasilan rendah dan kelas menengah.

Ketidakpastian geopolitik juga berdampak pada pasar energi dan keuangan internasional, yang pada akhirnya memberi tekanan tambahan terhadap perekonomian global.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo: Perang di Mana-mana,...
Prabowo: Perang di Mana-mana, Kita Tidak Terlibat tapi Waspada
Mendagri Perintahkan...
Mendagri Perintahkan Gubernur Gratiskan Pajak Kendaraan Listrik
TNI AD Kirim 104 Perwira...
TNI AD Kirim 104 Perwira ke Pakistan, Ikuti Pendidikan Operasi Perang hingga Intelijen
Perang Iran vs Amerika-Israel,...
Perang Iran vs Amerika-Israel, Dubes UEA Pastikan Negaranya Aman
Kesiapan Karakter Pemuda...
Kesiapan Karakter Pemuda Ketika Dunia Bergolak
Mengapa Israel-AS Tidak...
Mengapa Israel-AS Tidak Menyerang Iran melalui Darat?
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Rekomendasi
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Pulisic Absen, Amerika...
Pulisic Absen, Amerika Serikat Bungkam Australia 2-0 di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved