Rapimnas IKA-PMII Bahas Dampak Perang di Timteng terhadap Ekonomi RI

Jum'at, 06 Maret 2026 - 06:52 WIB
loading...
Rapimnas IKA-PMII Bahas...
Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Pengurus Besar IKA PMII di Hotel Grand Mercure, Ancol. Foto: Istimewa
A A A
JAKARTA - Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Pengurus Besar IKA PMII membahas dampak perang di Timur Tengah (Timteng) terhadap ekonomi Indonesia. Rapimnas yang digelar di Hotel Grand Mercure, Ancol itu dihadiri oleh Ketua PB IKA PMII Fathan Subchi, Sekjend Nur Purnamasidi, dan Bendum IKA PMII Arif Rahman, hingga para tokoh-tokoh alumni PMII.

Selain itu, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung, Ketua KPU RI Moch. Afifuddin, dan Ketua Komisi II DPR Muhammad Rifqinizamy Karsayuda juga turut hadir. "Terima kasih kehadirannya. Ini rapat pertama di kepengurusan, fokus kami di tahun pertama konsolidasi. Kita sudah penataan dan melantik 16-17 Pengurus Wilayah (PW), ini semangatnya luar biasa terutama di Indonesia Timur," ujar Fathan dalam sambutannya, Kamis (5/3/2026).

Selanjutnya, pada tahun ke dua fokus pada transformasi terhadap gerakan yang akan mendorong kontribusi terhadap bangsa dan masyarakat. "Jadi setelah kita memperkuat alumni, kontribusi terhadap global. Bagaimana ekonomi kita, pangan kita. Tentu, Pak Wamenkeu akan memberikan insight terhadap situasi di tengah gejolak perang Iran dan Amerika-Israel saat ini," ujarnya.

Baca juga: Mamah Dedeh: Presiden Prabowo Bicara Soal Kondisi Negara dan Perang



Sementara itu, Ketua Steering Commite (SC) Zainul Munaschin menegaskan bahwa organisasi alumni PMII ingin mengambil peran dalam memperkuat perekonomian nasional melalui kolaborasi dengan pemerintah. Beberapa program krusial antara lain MBG, Kopdes Merah Putih hingga Sekolah Rakyat.

Selain isu nasional, pihaknya juga membahas dampak konflik geopolitik global terhadap ekonomi nasional. "Dinamika politik internasional hari ini sangat penuh tantangan. Penyeranga Israel-Amerika ke Iran itu tentu akan menimbulkan dampak ekonomi bagi masyarakat Indonesia," kata Zainul.

Untuk itu, IKA-PMII menghadirkan Kementerian Keuangan untuk menjelaskan kondisi ekonomi nasional sekaligus langkah mitigasi pemerintah. "Kita ingin tahu seberapa jauh mitigasi yang sudah dilakukan pemerintah terhadap potensi dampak ekonomi dari situasi perang di Timur Tengah ini," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Rupiah dan Pasar Distrust?
Rupiah dan Pasar Distrust?
Thucydides Trap: Antinomi...
Thucydides Trap: Antinomi China dan Amerika
Menhan Ungkap Asal Muasal...
Menhan Ungkap Asal Muasal Amerika Serikat Ajukan Overflight Access ke Indonesia
Menkomdigi Tegaskan...
Menkomdigi Tegaskan Pertukaran Data dengan AS Bukan Data Kependudukan
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Mayat Ditemukan Dekat...
Mayat Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Teror atau Kebetulan?
Rekomendasi
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Disambut Antusias, Jakarta Jadi Kota Terakhir Seleksi
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Makin Ketat, Ini Kriteria yang Dicari Para Juri
Berita Terkini
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved