Rismon Sianipar Dilaporkan ke Polisi, Roy Suryo: Orang-orang Ini Hanya Mau Menggeser Gawang
Kamis, 05 Maret 2026 - 23:57 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Ketua Harian YouTuber Nusantara Taufik Bilfaqih yang melaporkan Rismon Sianipar ke Polda Metro Jaya atas tuduhan dugaan kepemilikan ijazah palsu dari Universitas Yamaguchi, Jepang.
Rismon menyampaikan bahwa dirinya menghargai sepenuhnya hak hukum yang dilakukan oleh Taufik Bilfaqih sebagai pelapor yang juga turut didampingi oleh Ketua Umum Jokman Nusantara Bersatu Andi Azwan.
"Saya akan meladeni, cuma ada nanti konsekuensi. Akan saya laporkan balik kalau itu nggak terbukti, ya," ucap Rismon ditemui di depan Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jumat (13/2/2026).
Sementara, Ketua Umum Jokman Nusantara Bersatu Andi Azwan menampik anggapan yang menyebut laporan kasus dugaan ijazah palsu Rismon Hasiholan Sianipar bagian dari upaya pengalihan isu dari polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
"Ya saya rasa bukan itu maksud kita (mengalihkan isu ijazah Jokowi)," kata Andi dalam program Interupsi.
Ia meyakini temuan terkait dugaan ijazah palsu tersebut murni berangkat dari data dan fakta yang ditemukan. Andi mengungkapkan bahwa kecurigaan ini sudah muncul sejak tujuh bulan lalu saat dibahas dalam program Rakyat Bersuara. Berdasarkan analisisnya, terdapat perbedaan mencolok antara ijazah asli dari Jepang dengan dokumen milik Rismon.
"Kalau di Jepang itu ijazahnya itu selalu berwarna kuning dan karena dibuat dari serat bambu, sedangkan yang ini hanya kertas HVS," ujarnya.
Rismon menyampaikan bahwa dirinya menghargai sepenuhnya hak hukum yang dilakukan oleh Taufik Bilfaqih sebagai pelapor yang juga turut didampingi oleh Ketua Umum Jokman Nusantara Bersatu Andi Azwan.
"Saya akan meladeni, cuma ada nanti konsekuensi. Akan saya laporkan balik kalau itu nggak terbukti, ya," ucap Rismon ditemui di depan Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jumat (13/2/2026).
Bukan Pengalihan Isu Ijazah Jokowi
Sementara, Ketua Umum Jokman Nusantara Bersatu Andi Azwan menampik anggapan yang menyebut laporan kasus dugaan ijazah palsu Rismon Hasiholan Sianipar bagian dari upaya pengalihan isu dari polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
"Ya saya rasa bukan itu maksud kita (mengalihkan isu ijazah Jokowi)," kata Andi dalam program Interupsi.
Ia meyakini temuan terkait dugaan ijazah palsu tersebut murni berangkat dari data dan fakta yang ditemukan. Andi mengungkapkan bahwa kecurigaan ini sudah muncul sejak tujuh bulan lalu saat dibahas dalam program Rakyat Bersuara. Berdasarkan analisisnya, terdapat perbedaan mencolok antara ijazah asli dari Jepang dengan dokumen milik Rismon.
"Kalau di Jepang itu ijazahnya itu selalu berwarna kuning dan karena dibuat dari serat bambu, sedangkan yang ini hanya kertas HVS," ujarnya.
Lihat Juga :