AHY Ungkap Pesan SBY ke Prabowo Terkait Konflik Amerika Serikat-Israel Vs Iran

Kamis, 05 Maret 2026 - 06:56 WIB
loading...
AHY Ungkap Pesan SBY...
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono mengungkap pesan ayahnya Susilo Bambang Yudhoyono kepada Presiden Prabowo Subianto terkait perang AS-Israel dengan Iran. Foto/Jonathan Simanjuntak
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkap pesan ayahnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga sekaligus Presiden ke-6 Indonesia kepada Presiden Prabowo Subianto. Pesan ini terkait dengan konflik berujung perang yang terjadi antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran.

AHY menjelaskan SBY yang diundang oleh Prabowo ke Istana Negara pada Selasa (3/3/2026) memang memberikan sejumlah masukan. Namun, pada intinya AHY menyebut SBY mendukung upaya Prabowo untuk mencari solusi atas konflik yang terjadi.

Baca juga: MUI Desak Indonesia Mundur dari Board of Peace usai AS-Israel Serang Iran

"Tadi malam beliau (SBY) menyampaikan mendukung penuh upaya Bapak Presiden dan pemerintah dalam mencari solusi. Beliau paham tidak mudah, sekali lagi, mungkin yang paling tahu kompleksitas pengambilan kebijakan tertinggi ya beliau-beliau yang pernah menjadi Presiden," ujar Agus kepada wartawan di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (4/3/2026).



Menurut AHY, SBY memahami betul pengambilan keputusan yang dilematis di tangan pemimpin tertinggi negara. SBY, kata AHY, menyebut Presiden pasti juga memikirkan kepentingan nasional negaranya masing-masing.

"Di satu sisi kita punya kepentingan nasional, punya kepentingan yang harus kita perjuangkan karena demi rakyat dan demi negara kita. Bisa bicara kedaulatan, bisa bicara keamanan, bisa bicara kesejahteraan untuk rakyat kita sendiri," imbuh Agus.

Baca juga: Desakan Indonesia Keluar BoP Trump, Menlu: Semua On Hold usai Eskalasi Timteng

Di sisi lain, tambah AHY, SBY juga mengingatkan Indonesia tidak bisa acuh terhadap situasi yang tengah terjadi. Menurut dia, Indonesia peran-peran Indonesia sangat diharapkan di dunia global.

"Sebagai warga dunia yang bertanggung jawab, tentu kita juga tidak bisa apatis, tidak bisa cuek. Apalagi Indonesia negara besar, 280 juta orang dengan populasi penduduk muslim yang terbesar di dunia juga, di kawasan yang sangat strategis, tentu selalu diharapkan peran sertanya," tandas dia.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengundang seluruh Presiden dan Wakil Presiden terdahulu pada Selasa (3/3/2026) malam. Prabowo juga memanggil Ketua Umum Partai Politik di Parlemen hingga Menteri Luar Negeri (Menlu) terdahulu.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Pakar Optimistis Kepolisian Jadi Institusi yang Modern dan Presisi
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan...
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan, Dokter Tifa: Kebenaran Tak Padam di Negara Kita
Prabowo Bertemu Profesor...
Prabowo Bertemu Profesor Imperial College London di Istana, Bahas Apa?
5.000 Jembatan Gantung...
5.000 Jembatan Gantung Dibangun, Prabowo Ingin Percepat Konektivitas Pelosok
Prabowo Minta Aset Negara...
Prabowo Minta Aset Negara Dikelola Maksimal untuk Masyarakat
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Rekomendasi
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Berita Terkini
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
KPK Perpanjang Penahanan...
KPK Perpanjang Penahanan Eks Wamen Imipas Silmy Karim Cs selama 40 Hari
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Pakar Optimistis Kepolisian Jadi Institusi yang Modern dan Presisi
6 Poin Pernyataan Roy...
6 Poin Pernyataan Roy Suryo dan Dokter Tifa setelah Penahanan Ditangguhkan
Tim Hukum Merah Putih:...
Tim Hukum Merah Putih: Tawaran RJ untuk Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukan Ajakan Jokowi
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Infografis
10 Alasan Dunia Cenderung...
10 Alasan Dunia Cenderung Senang Lihat Serangan Iran ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved