Prabowo Siap Jadi Juru Damai, Dubes Iran: Tak Ada Negosiasi bagi Negara yang Melancarkan Permusuhan

Senin, 02 Maret 2026 - 17:53 WIB
loading...
Prabowo Siap Jadi Juru...
Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi merespons Indonesia yang hendak terlibat langsung dalam upaya mediasi Amerika Serikat dan Iran. Dia menegaskan pemerintahannya tidak akan negosiasi dengan AS. Foto: Jonathan Simanjuntak
A A A
JAKARTA - Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi merespons Pemerintah Indonesia yang hendak terlibat langsung dalam upaya mediasi Amerika Serikat dan Iran. Dia menegaskan pemerintahannya tidak akan melakukan negosiasi dengan Amerika Serikat.

Meski demikian, Boroujerdi mengapresiasi langkah pemerintah Indonesia yang hendak menjadi juru damai atas konflik ini.

Baca juga: Donald Trump: 'Khamenei, Salah Satu Orang Paling Jahat dalam Sejarah, Telah Meninggal'

"Kami tentu menyampaikan apresiasi atas pesan dan kesiapan yang telah disampaikan Indonesia. Tetapi bagi kami tidak ada negosiasi dengan negara yang melancarkan permusuhan dengan kami yaitu Amerika Serikat," tegas Boroujerdi di Kantor Kedubes Iran untuk Indonesia, Menteng, Jakarta, Senin (2/3/2026).

Menurut dia, tak ada jaminan Amerika Serikat akan patuh terhadap sebuah kesepakatan. Dia lantas menyinggung serangan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel kepada Iran.

"Apa jaminan Amerika Serikat patuh terhadap sebuah kesepakatan? Kami berharap negara-negara Islam apabila melihat serangan ini merupakan langkah yang ilegal, maka harus memberikan kutukan secara keras terhadap serangan ilegal yang terjadi," ungkap Boroujerdi.

Dia berharap negara-negara dalam organisasi kerja sama islam (OKI) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memberikan dukungan kepada Iran. Dia juga berharap sebuah kampanye tetap dilanjutkan untuk menolak peperangan.

"Kedua, kami berharap negara-negara Islam menggunakan seluruh kemampuan dan potensinya di badan OKI sekaligus PBB untuk memberikan dukungan kepada Iran," ucapnya.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri menyatakan Presiden Prabowo Subianto siap menjadi mediator antara Washington dan Teheran.

"Indonesia sangat menyesalkan kegagalan negosiasi antara AS dan Iran yang telah mengakibatkan eskalasi militer di Timur Tengah. Indonesia menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri dan memprioritaskan dialog dan diplomasi," tulis Kementerian Luar Negeri dilansir di X.

“Pemerintah Indonesia, khususnya Presiden Republik Indonesia menyatakan kesediaannya untuk memfasilitasi dialog guna membangun kembali kondisi keamanan yang kondusif dan jika disetujui oleh kedua belah pihak, Presiden Prabowo bersedia melakukan perjalanan ke Teheran untuk melakukan mediasi,” lanjut unggahan tersebut.

Kemlu menambahkan bahwa ketegangan berpotensi mengganggu kawasan dan perdamaian serta keamanan dunia.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kawal Instruksi Presiden...
Kawal Instruksi Presiden Soal Ojol, Komisi V DPR Minta Tarif Baru Tak Bebani Konsumen
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
Kelakar Prabowo soal...
Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Rekomendasi
Tinggalkan Karakter...
Tinggalkan Karakter Garang, Kim Mu Yeol Bertransformasi Jadi Dokter Hangat di First Doctor
Di Tengah Popularitasnya,...
Di Tengah Popularitasnya, Arcelly Idol Ternyata Masih Bergantung pada Benda Ini
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Berita Terkini
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Selesai Diperiksa Kasus...
Selesai Diperiksa Kasus Kuota Haji, Eks Dirjen PHU Hilman Latief: Diminta Keterangan Saja
Sidang Perdana Dokter...
Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar 2 Juli 2026, Roy Suryo Tunggu Praperadilan
Beda dengan Roy Suryo,...
Beda dengan Roy Suryo, Dokter Tifa Tidak Ajukan Gugatan Praperadilan
Mahasiswa UBK Ngaku...
Mahasiswa UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Politikus Gerindra: Saya Yakin Tidak Ada Sangkut Paut dengan Mas Gibran
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved