Indonesia Berharap Penyelesaian Konflik Afghanistan-Pakistan Kedepankan Dialog

Sabtu, 28 Februari 2026 - 12:01 WIB
loading...
Indonesia Berharap Penyelesaian...
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) berharap konflik antara Afghanistan dan Pakistan bisa mereda melalui dialog. Ilustrasi/Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri ( Kemlu ) berharap konflik antara Afghanistan dan Pakistan bisa mereda melalui jalur dialog. Kemlu juga akan memastikan keamanan WNI di dua negara tersebut.

"Indonesia berharap bahwa kedua negara ini bisa menyelesaikan permasalahan secara damai, mengedepankan dialog, dan melakukan de-eskalasi," ujar Juru Bicara Kemlu Vahd Nabyl kepada wartawan, dikutip Sabtu (28/2/2026).

Nabyl berkata, Kemlu fokus untuk memastikan keamanan para warga negara Indonesia (WNI) di dua negara tersebut. "Kita juga perlu memperhatikan keselamatan bagi para warga sipil khususnya WNI yang berada di kedua negara," terang Nabyl.

Baca Juga: Pakistan Nyatakan Perang Terbuka terhadap Afghanistan, Situasi Memanas!

Plt Direktur Jenderal Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemlu Heni Hamidah mengatakan, ada 43 WNI yang berada di Afghanistan. Dari jumlah itu, 15 WNI merupakan keluarga besar KBRI.

"Seluruh WNI di Afghanistan dilaporkan dalam kondisi aman. Mengingat WNI di KBRI Kabul tentunya bukan targeted parties ya dari konflik ini," ujar Heni kepada wartawan, saat ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (27/2/2026).

Heni mengatakan, KBRI Kabul telah memberi imbauan pada WNI untuk terus meningkatkan kewaspadaan ditengah kecamuk perang antara Taliban Afghanistan dengan Pakistan. "Dan membatasi perjalanan di luar domisili dan menghindari instalasi pemerintahan dan pusat keramaian serta menjalin komunikasi dengan KBRI," pungkas Heni.

Diketahui, militer Afghanistan melancarkan gelombang serangan terbaru di sepanjang perbatasan dengan Pakistan, Jumat (27/2/2026) malam. Stasiun televisi Afghanistan Ariana News, mengutip sumber pejabat keamanan, melaporkan serangan pasukan Afghanistan menargetkan pos-pos militer Pakistan di Provinsi Khost.

Juru Bicara Pemerintah Provinsi Khost Mustaghfer Gurbaz mengatakan, serangan balasan terbaru oleh pasukan Afghanistan telah dimulai. Menurut dia, serangan menargetkan pos-pos rezim militer Pakistan di Distrik Zazi Maidan, Ali Shir, dan Terezi, di sepanjang Garis Durand.



Pada Jumat pagi, Angkatan Udara (AU) Afghanistan menyerang pangkalan militer Pakistan dalam operasi militer skala besar. Serangan itu berlangsung setelah militer Pakistan membombardir Ibu kota Kabul dan dua provinsi lainnya.

"Hari ini sekitar pukul 11.00, Angkatan Udara Kementerian Pertahanan Nasional melakukan serangan udara terkoordinasi menargetkan sebuah kamp militer dekat Faizabad di Islamabad, pangkalan militer di Nowshera," bunyi pernyataan Kemhan Afghanistan.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
UMB Perkuat Diplomasi...
UMB Perkuat Diplomasi Kreatif Indonesia-Tiongkok, Pamerkan 100 Karya Desain Merek Inovatif
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Rekomendasi
Jejak Diplomasi Nabi...
Jejak Diplomasi Nabi Muhammad SAW dalam Peperangan Islam, dari Perjanjian Hudaibiyah hingga Fathu Makkah
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Daftar Lengkap 32 Tim...
Daftar Lengkap 32 Tim Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
5 Calon Manajer KDMP...
5 Calon Manajer KDMP Meninggal, DPR: Hentikan Sementara Latsarmil
Muncul Wacana Capres-Cawapres...
Muncul Wacana Capres-Cawapres Diusung 3 Parpol Parlemen, Pakar: Kita Berada dalam Bahaya Besar
Koalisi Masyarakat Sipil...
Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Latsarmil KDMP setelah 5 Peserta Meninggal
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Evaluasi dan Mendengar Masukan Masyarakat
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved