Kunjungi ITB, Muhaimin: Saatnya Indonesia Naik Kelas Jadi Negara Maju
Rabu, 11 Februari 2026 - 15:20 WIB
loading...
A
A
A
Muhaimin menyebut kolaborasi tersebut sebagai sinergi lintas generasi dan lintas latar belakang yang patut diapresiasi. Menurutnya, karya tersebut layak diuji dan didiskusikan secara akademik oleh civitas academica ITB.
“Kolaborasi Pak Dhani dan Pak Reda ini melahirkan karya intelektual yang langka, tajam, analitis, berani menawarkan gagasan baru, dan membumi bagi kepentingan masa depan bangsa,” ujarnya.
Lihat video: Muhaimin Iskandar: Prabowo Ajak PKB Bersama-sama Sukseskan Pemerintahan
Muhaimin menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan lintas generasi dalam mendorong cita-cita besar Indonesia naik kelas. Dalam pemaparannya, Muhaimin menegaskan tidak ada satu pun negara maju yang hanya mengandalkan sumber daya alam.
Kekayaan alam, menurutnya, bersifat terbatas dan tidak cukup menjadi fondasi kemajuan jangka panjang. “Negara maju lahir dari industrialisasi dan hilirisasi yang ditopang ilmu pengetahuan, teknologi, serta masyarakat yang berdaya,” katanya.
Karena itu, Muhaimin memperkenalkan pendekatan DAI yakni Distinktif, Adaptif, dan Inklusif. Distinktif, yakni membangun keunggulan khas nasional, bukan sekadar meniru negara lain. Adaptif, yakni tanggap terhadap perubahan global, termasuk transisi energi, digitalisasi, dan disrupsi ekonomi dunia.
“Kolaborasi Pak Dhani dan Pak Reda ini melahirkan karya intelektual yang langka, tajam, analitis, berani menawarkan gagasan baru, dan membumi bagi kepentingan masa depan bangsa,” ujarnya.
Lihat video: Muhaimin Iskandar: Prabowo Ajak PKB Bersama-sama Sukseskan Pemerintahan
Muhaimin menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan lintas generasi dalam mendorong cita-cita besar Indonesia naik kelas. Dalam pemaparannya, Muhaimin menegaskan tidak ada satu pun negara maju yang hanya mengandalkan sumber daya alam.
Kekayaan alam, menurutnya, bersifat terbatas dan tidak cukup menjadi fondasi kemajuan jangka panjang. “Negara maju lahir dari industrialisasi dan hilirisasi yang ditopang ilmu pengetahuan, teknologi, serta masyarakat yang berdaya,” katanya.
Karena itu, Muhaimin memperkenalkan pendekatan DAI yakni Distinktif, Adaptif, dan Inklusif. Distinktif, yakni membangun keunggulan khas nasional, bukan sekadar meniru negara lain. Adaptif, yakni tanggap terhadap perubahan global, termasuk transisi energi, digitalisasi, dan disrupsi ekonomi dunia.
Lihat Juga :