Negara Tidak Boleh Kalah oleh Mafia Impor
Selasa, 10 Februari 2026 - 21:34 WIB
loading...
A
A
A
Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Krisnadwipayana (Unkris) ini mengapresiasi respons positif Menkeu Purbaya atas kasus-kasus korupsi yang melibatkan bawahannya. Hal itu sebagai sinyal bahwa pemerintah ingin berbenah.
"Sekecil apa pun perbaikan yang dilakukan memang harus kita apresiasi karena menunjukkan pemerintah tidak berdiam diri. Negara memang enggak boleh kalah sama mafia pajak dan mafia impor. Ini bukan hanya merugikan keuangan negara, tetapi kita juga harus berhitung collateral damage yang ditimbulkan karena berhubungan dengan pendapatan negara seperti terganggunya program pemerintah," ujar Reza.
Diketahui, KPK menetapkan tiga pegawai Ditjen Pajak Kemenkeu sebagai tersangka dugaan korupsi terkait pengajuan restitusi pajak. Kasus ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara pada Januari 2026.
Pada awal Februari 2026, KPK kembali melakukan OTT dan perkara kali ini melibatkan tiga pegawai KPP Madya Banjarmasin. KPK juga membongkar kasus dugaan suap impor yang menjerat tiga pejabat Ditjen Bea Cukai.
Menanggapi temuan dan penggeledahan yang dilakukan KPK, Menkeu Purbaya memastikan akan bersih-bersih Kemenkeu dari praktik yang menyimpang. Dia memastikan akan mencopot pimpinan yang terbukti lalai mengawasi bawahan hingga terjadi pelanggaran, termasuk pejabat di Ditjen Pajak dan Ditjen Bea Cukai.
"Sekecil apa pun perbaikan yang dilakukan memang harus kita apresiasi karena menunjukkan pemerintah tidak berdiam diri. Negara memang enggak boleh kalah sama mafia pajak dan mafia impor. Ini bukan hanya merugikan keuangan negara, tetapi kita juga harus berhitung collateral damage yang ditimbulkan karena berhubungan dengan pendapatan negara seperti terganggunya program pemerintah," ujar Reza.
Diketahui, KPK menetapkan tiga pegawai Ditjen Pajak Kemenkeu sebagai tersangka dugaan korupsi terkait pengajuan restitusi pajak. Kasus ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara pada Januari 2026.
Pada awal Februari 2026, KPK kembali melakukan OTT dan perkara kali ini melibatkan tiga pegawai KPP Madya Banjarmasin. KPK juga membongkar kasus dugaan suap impor yang menjerat tiga pejabat Ditjen Bea Cukai.
Menanggapi temuan dan penggeledahan yang dilakukan KPK, Menkeu Purbaya memastikan akan bersih-bersih Kemenkeu dari praktik yang menyimpang. Dia memastikan akan mencopot pimpinan yang terbukti lalai mengawasi bawahan hingga terjadi pelanggaran, termasuk pejabat di Ditjen Pajak dan Ditjen Bea Cukai.
(jon)
Lihat Juga :