Kejagung Penuhi Ekspektasi Publik, Akademisi: Kepercayaan Tertinggi Bentuk Apresiasi Nyata

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:12 WIB
loading...
Kejagung Penuhi Ekspektasi...
Kejaksaan Agung (Kejagung). Foto/Dok Kejagung
A A A
JAKARTA - Tingkat kepercayaan publik yang sangat tinggi terhadap Kejaksaan Agung (Kejagung) merupakan bukti nyata bahwa Korps Adhyaksa tersebut telah berhasil memenuhi ekspektasi masyarakat. Hal tersebut dikatakan oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar Prof Hamzah Halim.

Kinerja impresif dalam penegakan hukum menjadi alasan utama di balik apresiasi tersebut. Menurut Hamzah, hasil survei terbaru dari Indikator Politik Indonesia sangat objektif dan didukung oleh data kinerja yang konkret. Hal ini terlihat dari keberanian Kejagung dalam menangani kasus-kasus mega korupsi yang merugikan keuangan negara dalam skala besar.

“Lembaga yang paling banyak menyetorkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) itu adalah Kejaksaan Agung. Datanya ada dan jelas. Publik melihat hasil nyata dari pengembalian kerugian negara tersebut,” ujar Hamzah saat menanggapi rilis survei, Minggu (8/2/2026).

Baca juga: Pemberantasan Korupsi oleh Kejagung Jadi Penopang Utama Tingginya Kepuasan Publik terhadap Presiden



Prof Hamzah berpendapat bahwa kesuksesan Kejagung saat ini bukanlah hasil instan, melainkan buah dari proses panjang perbaikan Sumber Daya Manusia (SDM). Ia menyoroti perubahan signifikan yang terjadi dari level pimpinan tertinggi hingga ke jajaran daerah.

“Apa yang dilihat masyarakat saat ini hanyalah muara. Di hulunya, terjadi pembenahan SDM yang luar biasa. Sepanjang sejarah, baru kali ini kita memiliki Jaksa Agung seorang Profesor, bahkan empat Jaksa Agung Muda (JAM) juga bergelar Profesor,” ujarnya.

Fenomena ini juga terlihat di daerah, di mana para Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati), Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), hingga para asisten menunjukkan semangat belajar yang tinggi. “Di kampus S3 Unhas sendiri, banyak jajaran kejaksaan yang sangat rajin menempuh studi doktoral. Ini menunjukkan kemauan kuat untuk berbenah secara sistematis dan intelektual,” kata Hamzah.

Selain faktor SDM, keberhasilan ini tidak lepas dari gaya kepemimpinan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin. Hamzah menilai ST Burhanuddin berhasil menerapkan manajemen "orang yang tepat di tempat yang tepat" (right man on the right place), mulai dari level JAM hingga level terbawah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Keberhasilan ini tidak cuma soal keberanian. Banyak orang yang berani, tapi jika keberanian tidak diikuti dengan visi dan strategi yang taktis, maka tidak akan menghasilkan apa-apa. Jaksa Agung berhasil merumuskan perencanaan strategis yang membuat mesin organisasi berputar dengan sangat baik,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Yusril Soroti Penerapan KUHAP Baru
Tim 9 Dinilai Jadi Harapan...
Tim 9 Dinilai Jadi Harapan Penuntasan Kasus Febrie Adriansyah
Tangani Kasus Febrie,...
Tangani Kasus Febrie, Kejagung Diminta Transparan dan Bebas dari Konflik Kepentingan
Kuntadi Diusulkan Jadi...
Kuntadi Diusulkan Jadi Jampidsus Gantikan Febrie, Mensesneg: Minggu Ini Akan Kita Selesaikan
APH Didorong Usut Tuntas...
APH Didorong Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus
Pengalihan Kasus Febrie...
Pengalihan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, YLBHI Desak KPK Ambil Alih Penyidikan
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Polda Metro Jaya Limpahkan...
Polda Metro Jaya Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus TPPU ke Kejaksaan Agung
Don Ritto Tiba di Kejagung
Don Ritto Tiba di Kejagung
Rekomendasi
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Geely Pamer Performa...
Geely Pamer Performa dan Inovasi di Sirkuit Mandalika, Begini Sensasinya
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
Berita Terkini
57% Generasi Produktif...
57% Generasi Produktif di Pemilu 2029, Perindo Dorong Sinergi KPU dan Partai Perkuat Pendidikan Pemilih
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
KPK Masih Periksa 8...
KPK Masih Periksa 8 Orang Terkait OTT Lombok Barat: Bupati, Kepala Dinas, hingga Sopir
KPK Sebut OTT Bupati...
KPK Sebut OTT Bupati Lombok Barat Naik ke Tahap Penyidikan
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved