Megawati Cerita Kisah Khadijah dan Aisyah saat Bicara Pemberdayaan Perempuan
Selasa, 10 Februari 2026 - 06:29 WIB
loading...
A
A
A
Dia juga mengutip surat Al-Hujurat ayat 13 yang menurutnya kemuliaan manusia tidak ditentukan oleh jenis kelamin, suku, atau kedudukan sosial, melainkan oleh ketakwaan dan tanggung jawab moral.
"Prinsip-prinsip ini tidak berhenti pada teks. Sejarah Islam menunjukkan praktek yang nyata," tutur Megawati.
Megawati lalu menceritakan peran perempuan dalam masa awal Islam. Perempuan berkiprah di berbagai lini mulai dari pengusaha hingga periwayat hadis.
"Kita mengenal Khadijah binti Khuwailid sebagai pengusaha yang mandiri, sekaligus mitra intelektual dan moral Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam. Kita mengenal Aisyah binti Abu Bakar sebagai periwayat hadis dan rujukan keilmuan yang menjadi sumber pengetahuan umat hingga hari ini," ungkapnya
"Kita mengenal Ummu Salamah yang pemikirannya didengar dalam pengambilan keputusan penting umat Islam. Kita juga mengenal Nusaibah binti Ka‘ab yang menunjukkan keberanian dan keteguhan dalam menjaga komunitas Muslim pada masa awal Islam," sambung Megawati.
Bagi Megawati, Islam tidak pernah memposisikan perempuan sebagi pihak yang harus disingkirkan. Justru, kata dia, perempuan mendapatkan terhormat dalam Islam.
"Prinsip-prinsip ini tidak berhenti pada teks. Sejarah Islam menunjukkan praktek yang nyata," tutur Megawati.
Megawati lalu menceritakan peran perempuan dalam masa awal Islam. Perempuan berkiprah di berbagai lini mulai dari pengusaha hingga periwayat hadis.
"Kita mengenal Khadijah binti Khuwailid sebagai pengusaha yang mandiri, sekaligus mitra intelektual dan moral Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam. Kita mengenal Aisyah binti Abu Bakar sebagai periwayat hadis dan rujukan keilmuan yang menjadi sumber pengetahuan umat hingga hari ini," ungkapnya
"Kita mengenal Ummu Salamah yang pemikirannya didengar dalam pengambilan keputusan penting umat Islam. Kita juga mengenal Nusaibah binti Ka‘ab yang menunjukkan keberanian dan keteguhan dalam menjaga komunitas Muslim pada masa awal Islam," sambung Megawati.
Bagi Megawati, Islam tidak pernah memposisikan perempuan sebagi pihak yang harus disingkirkan. Justru, kata dia, perempuan mendapatkan terhormat dalam Islam.
Lihat Juga :