Pemberantasan Korupsi oleh Kejagung Jadi Penopang Utama Tingginya Kepuasan Publik terhadap Presiden

Minggu, 08 Februari 2026 - 23:46 WIB
loading...
Pemberantasan Korupsi...
Kejaksaan Agung (Kejagung). Foto/Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Keberhasilan dalam pemberantasan korupsi menjadi faktor krusial yang mendorong tingginya tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto, yang kini mencapai 79,9%. Hal tersebut berdasarkan survei terbaru lembaga Indikator Politik Indonesia.

Temuan terbaru survei itu menunjukkan bahwa performa progresif Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam memburu aset koruptor menjadi lokomotif utama persepsi positif masyarakat tersebut. Founder sekaligus Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Prof Burhanuddin Muhtadi memaparkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara, khususnya Kejaksaan, berkorelasi linear dengan kepuasan terhadap kepemimpinan nasional.

Lonjakan kepuasan publik terhadap pemerintah tidak lepas dari capaian Kejagung yang kini menempati posisi teratas sebagai lembaga hukum paling dipercaya di Indonesia. Menurut Burhanuddin, tingkat kepercayaan publik terhadap Kejagung mencapai 80 persen.

Baca juga: Survei Indikator: Kejagung Jadi Lembaga Hukum Paling Dipercaya, Rekor Tertinggi dalam 2 Tahun Terakhir



Angka ini melampaui tingkat kepercayaan terhadap Mahkamah Konstitusi (75,1%), Komisi Pemberantasan Korupsi (71,8%), dan Polri (65,5%). Burhanuddin menyebut ini sebagai angka tertinggi dalam dua tahun terakhir, menyamai performa pada pertengahan 2024 yang juga menyentuh level 80 persen.

Keberhasilan penegakan hukum oleh Kejaksaan berdampak langsung pada penilaian masyarakat terhadap kondisi pemberantasan korupsi nasional. Sebanyak 48,7% publik memberikan penilaian baik atau sangat baik terhadap kondisi pemberantasan korupsi saat ini.

“Tren ini menunjukkan grafik yang stabil dan menguat dibandingkan periode survei sebelumnya,” kata Burhanuddin saat memaparkan hasil survei bertajuk ‘Persepsi Publik Terhadap Kinerja Presiden dan Kepercayaan Warga Terhadap Lembaga-Lembaga Negara’ secara virtual, Minggu (8/2/2026).

Salah satu faktor spesifik yang memperkuat dukungan publik adalah transparansi Kejaksaan dalam memulihkan kerugian negara. Aksi Kejagung menunjukkan tumpukan uang hasil penindakan korupsi senilai Rp6,6 triliun kepada negara melalui Presiden direspons sangat positif.

Sebanyak 50,2% masyarakat mengetahui aksi pengembalian aset tersebut. Dari kelompok yang tahu, mayoritas sebesar 70,7% (gabungan 62,6% "Setuju" dan 8,1% "Sangat Setuju") memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah tersebut.

"Ada kaitan erat antara mereka yang puas dengan kinerja Presiden dengan mereka yang puas terhadap kinerja pemberantasan korupsi oleh Kejaksaan," ujar Burhanuddin.

Dia menuturkan, penegakan hukum yang konkret dan transparan menjadi kontributor utama tingginya approval rating Presiden Prabowo yang kini mencapai 79,9%.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kejagung Sebut Kasus...
Kejagung Sebut Kasus Pencurian Sandal Jepit Tak Harus ke Pengadilan, Bisa Diselesaikan lewat RJ
Jaksa Agung Singgung...
Jaksa Agung Singgung Wacana Peleburan Pidum-Pidsus demi Penanganan Perkara Lebih Efisien
Evaluasi 6 Bulan KUHP-KUHAP...
Evaluasi 6 Bulan KUHP-KUHAP Baru, Jaksa Agung Sebut Masih Ada Ketidakseragaman di Lapangan
Pengacara Sony Sonjaya...
Pengacara Sony Sonjaya Sayangkan Permohonan JC Ditolak Kejagung
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Akademisi Dukung Langkah...
Akademisi Dukung Langkah Kejagung Jerat Pihak Pasif dan Korporasi di Kasus BGN
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Diserahkan ke Kejaksaan Hari Ini
Cerita Purbaya Ingin...
Cerita Purbaya Ingin Beli Harley Davidson Hasil Sitaan Negara, Tapi Dilarang Istri
Rekomendasi
Kinerja Solid, Laba...
Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Berita Terkini
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Infografis
Riwayat Pendidikan Ahmad...
Riwayat Pendidikan Ahmad Sahroni, Anggota DPR yang Jadi Sorotan Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved