Sukseskan Gerakan Indonesia ASRI, Kepala BSKDN: Harus Dimulai dari Kantor
Jum'at, 06 Februari 2026 - 23:59 WIB
loading...
A
A
A
Yusharto juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak. BSKDN, kata dia, siap mengambil peran bersama pemerintah kecamatan dan kelurahan untuk menjadikan wilayah kerja di Kecamatan Senen, khususnya Kelurahan Kenari, sebagai lingkungan yang lebih bersih dan tertata.
Yusharto juga menyampaikan apresiasi kepada Camat Senen, Lurah Kenari, serta petugas kebersihan atau Pasukan Oranye yang selama ini berperan menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, sinergi yang terbangun diharapkan dapat berlanjut melalui program-program bersama yang dilaksanakan secara berkala.
Sementara itu, sebagai institusi yang menempati bangunan heritage peninggalan kolonial, Yusharto menegaskan, BSKDN memiliki tanggung jawab lebih besar dalam menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan kantor. “Karena kita berada di kawasan heritage, mestinya perhatian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan ini jauh lebih baik dibandingkan tempat lainnya,” katanya.
Ke depan, BSKDN juga membuka peluang penerapan inovasi pengelolaan sampah sederhana, termasuk pemanfaatan magot, sebagai bagian dari upaya pengurangan timbulan sampah di lingkungan kantor.
"Kita akan coba menilai apakah di tempat kerja kita bisa juga digunakan instalasi pengelolaan sampah sederhana (dengan memanfaatkan magot) menjadi bagian dari gerakan pengurangan himpunan sampah berikut berikut mengurangi timbulan sampah yang ada di BSKDN," katanya.
Yusharto juga menyampaikan apresiasi kepada Camat Senen, Lurah Kenari, serta petugas kebersihan atau Pasukan Oranye yang selama ini berperan menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, sinergi yang terbangun diharapkan dapat berlanjut melalui program-program bersama yang dilaksanakan secara berkala.
Sementara itu, sebagai institusi yang menempati bangunan heritage peninggalan kolonial, Yusharto menegaskan, BSKDN memiliki tanggung jawab lebih besar dalam menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan kantor. “Karena kita berada di kawasan heritage, mestinya perhatian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan ini jauh lebih baik dibandingkan tempat lainnya,” katanya.
Ke depan, BSKDN juga membuka peluang penerapan inovasi pengelolaan sampah sederhana, termasuk pemanfaatan magot, sebagai bagian dari upaya pengurangan timbulan sampah di lingkungan kantor.
"Kita akan coba menilai apakah di tempat kerja kita bisa juga digunakan instalasi pengelolaan sampah sederhana (dengan memanfaatkan magot) menjadi bagian dari gerakan pengurangan himpunan sampah berikut berikut mengurangi timbulan sampah yang ada di BSKDN," katanya.
(cip)
Lihat Juga :