KBRI Phnom Penh Terima 3.100 Aduan WNI Korban Sindikat Online Scam di Kamboja

Selasa, 03 Februari 2026 - 19:08 WIB
loading...
KBRI Phnom Penh Terima...
Kemlu RI melaporkan data terkini terkait 3.100 aduan Warga Negara Indonesia (WNI) yang terjebak dalam sindikat penipuan daring (online scam) di Kamboja. Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melaporkan data terkini terkait aduan Warga Negara Indonesia (WNI) yang terjebak dalam sindikat penipuan daring (online scam) di Kamboja. Hingga saat ini, tercatat lebih dari 3.100 aduan telah diterima oleh pihak KBRI setelah para WNI itu berhasil keluar dari jeratan sindikat tersebut.

"Kami baru dapat update juga dari Dubes kita di Phnom Penh. Hingga hari ini KBRI Phnom Penh itu telah menerima lebih dari 3.100 aduan WNI setelah keluar dari sindikat penipuan daring," kata Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, Selasa (3/2/2026).

Baca juga: Bukan Sekadar Korban, WNI di Kamboja Bisa Jadi Tentara Bayaran Digital

Dia memastikan, KBRI Phnom Penh, didukung oleh tim bantuan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan Direktorat Jenderal Imigrasi, terus melakukan langkah-langkah responsif dan terkoordinasi untuk menangani para korban.



"Termasuk melakukan pendataan, pelayanan kekonsuleran dan fasilitasi pemulangan untuk para WNI tersebut," ujarnya.

Berdasarkan data terbaru, kata dia, tim gabungan telah melakukan verifikasi data dan asesmen kasus secara mendalam. Hasilnya, sebanyak 830 Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) telah diterbitkan untuk mempermudah proses administrasi kepulangan para WNI yang kehilangan dokumen perjalanannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
10.151 WNI Eks Pekerja...
10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Pulang ke Indonesia
5.950 WNI Dapat Penghapusan...
5.950 WNI Dapat Penghapusan Denda Overstay dari Kamboja
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Polri Juara 1 Kejuaraan...
Polri Juara 1 Kejuaraan Bulutangkis Polisi Asia Tenggara 2026 di Kamboja
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Kolaborasi DAC dan Hisamitsu...
Kolaborasi DAC dan Hisamitsu di Kamboja, MDLA Perkuat Ekosistem Healthcare Regional
Ketum DPP KNPI Minta...
Ketum DPP KNPI Minta Kapolri dan Propam Pantau Penanganan Kasus di Tanjungbalai
Rekomendasi
Belanda vs Jepang Tanpa...
Belanda vs Jepang Tanpa Gol di Babak Pertama, Samurai Biru Tahan Gempuran Oranje
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Berita Terkini
Mengapa Ekonomi Solid,...
Mengapa Ekonomi Solid, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved