Usulan Penundaan Pilkada, MPR Minta Dilakukan Pemetaan Wilayah
Kamis, 17 September 2020 - 08:55 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau dugaan soal klaster, itu justru yang saya lihat banyak yang kena itu gak jelas klasternya dari mana. Karena saya tidak ahli kesehatan, saya gak tahu juga yang disebut klaster keluarga, klaster kantor, klaster pilkada," ujarnya.
Persoalannya, kata Gus Jazil, banyak juga hasil swab test yang akurasinya perlu dipertanyakan. "Saya malah menduga bisa-bisa alat yang digunakan untuk swab test tidak canggih. Saya menemukan kasus, di satu rumah sakit dinyatakan positif, besoknya tes di rumah sakit lain negatif. Untuk meyakinkan, dia tes di rumah sakit lain lagi, ternyata negatif. Jadi mana yang benar?" ungkapnya.
Karena itu, pihaknya juga meminta pihak yang berhak mengeluarkan hasil tes untuk tidak terlalu mudah menyampaikan hasil tes positif padahal sebetulnya dia sehat, namun disebutnya OTG (orang tanpa gejala). "Saya juga gak paham, saya bukan orang kesehatan apa itu OTG. Logikanya kalau orang sakit pasti ada indikasi sakitnya. Kalau OTG, dia gak sakit, tapi terkena," katanya.
Persoalannya, kata Gus Jazil, banyak juga hasil swab test yang akurasinya perlu dipertanyakan. "Saya malah menduga bisa-bisa alat yang digunakan untuk swab test tidak canggih. Saya menemukan kasus, di satu rumah sakit dinyatakan positif, besoknya tes di rumah sakit lain negatif. Untuk meyakinkan, dia tes di rumah sakit lain lagi, ternyata negatif. Jadi mana yang benar?" ungkapnya.
Karena itu, pihaknya juga meminta pihak yang berhak mengeluarkan hasil tes untuk tidak terlalu mudah menyampaikan hasil tes positif padahal sebetulnya dia sehat, namun disebutnya OTG (orang tanpa gejala). "Saya juga gak paham, saya bukan orang kesehatan apa itu OTG. Logikanya kalau orang sakit pasti ada indikasi sakitnya. Kalau OTG, dia gak sakit, tapi terkena," katanya.
(nbs)
Lihat Juga :